Terobosan 3D Printing Islet Manusia Buka Peluang Akhiri Suntikan Insulin Diabetes
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
29 Jun 2025
135 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Pencetakan 3D islet pankreas dapat mengubah pengobatan diabetes tipe 1.
Bioink yang digunakan meningkatkan kelangsungan hidup dan fungsi sel islet.
Penelitian ini menunjukkan potensi besar untuk pengobatan diabetes yang lebih personal dan kurang invasif.
Para ilmuwan internasional berhasil mencetak islet pankreas manusia menggunakan teknologi 3D printing dengan bio-ink inovatif. Islet ini ialah kelompok sel yang memproduksi insulin di pankreas dan sangat penting bagi penderita diabetes tipe 1.
Metode baru ini menggunakan tekanan rendah dan kecepatan cetak lambat agar sel-sel islet tidak rusak selama proses pencetakan. Hasilnya, lebih dari 90 persen sel tetap hidup dan berfungsi dengan baik hingga 3 minggu.
Bio-ink khusus yang terbuat dari alginat dan jaringan pankreas manusia yang sudah dikelarasi memberikan dukungan nutrisi dan oksigen, membuat islet dapat berfungsi seperti kondisi alami di tubuh.
Islet yang dicetak juga menunjukkan kemampuan pintar dalam merespons kadar gula darah, melepaskan insulin sesuai kebutuhan dengan efek jangka panjang yang menjanjikan setelah transplantasi.
Penelitian ini sedang diuji coba pada hewan dan menyiapkan kemungkinan penyimpanan jangka panjang agar terapi ini bisa tersedia secara luas. Jika berhasil, teknologi ini bisa mengubah hidup jutaan penderita diabetes dengan menghilangkan kebutuhan suntikan insulin.


