Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Alibaba Bangkit dengan Kolaborasi RedNote dan Fokus Ritel Instan di Tengah Persaingan Ketat

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
management-and-strategy (8mo ago) management-and-strategy (8mo ago)
28 Jun 2025
139 dibaca
1 menit
Alibaba Bangkit dengan Kolaborasi RedNote dan Fokus Ritel Instan di Tengah Persaingan Ketat

Rangkuman 15 Detik

Alibaba mulai bangkit kembali setelah menghadapi berbagai tantangan.
Kemitraan dengan RedNote memperkuat posisi Alibaba di pasar e-commerce.
Perang ritel di China kini semakin berfokus pada layanan pengiriman instan.
Alibaba, raksasa e-commerce asal China, sempat mengalami masa sulit akibat persaingan sengit dan ketegangan antara pendiri Jack Ma dengan pemerintah China. Situasi ini membuat perusahaan kehilangan arah dan dilakukan restrukturisasi besar-besaran. Namun, seiring membaiknya hubungan Jack Ma dengan pemerintahan Xi Jinping, Alibaba mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Jack Ma kembali muncul ke publik dan perusahaan juga memfokuskan diri pada pengembangan kecerdasan buatan untuk memperkuat bisnisnya. Salah satu langkah penting Alibaba adalah menjalin kemitraan dengan RedNote, platform konten populer yang menjadi pesaing Instagram dan TikTok. Kolaborasi ini memudahkan pengguna untuk berbelanja produk di Taobao langsung melalui aplikasi RedNote. Selain kerjasama tersebut, Alibaba juga memperkuat layanan ritel instan dengan menawarkan pengiriman barang elektronik dan pakaian dalam waktu kurang dari satu jam, menghadapi kompetitor utama seperti Meituan dan JD.com di pasar pengiriman makanan dan ritel instan. Dengan berbagai langkah strategis ini, Alibaba berhasil menyelesaikan 10 juta pemesanan ritel instan dalam lima hari, menandakan pertumbuhan dan kebangkitan perusahaan di tengah ketidakpastian ekonomi China.