Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Batuan Tertua di Dunia Ungkap Rahasia Bumi 4,16 Miliar Tahun Lalu

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (9mo ago) climate-and-environment (9mo ago)
26 Jun 2025
145 dibaca
2 menit
Batuan Tertua di Dunia Ungkap Rahasia Bumi 4,16 Miliar Tahun Lalu

Rangkuman 15 Detik

Nuvvuagittuq Greenstone Belt adalah salah satu batuan tertua yang diketahui di Bumi.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa batuan ini berusia sekitar 4,16 miliar tahun.
Zircon memberikan wawasan penting tentang sejarah awal Bumi, meskipun tidak ada banyak batuan dari masa Hadean yang bertahan hingga kini.
Di tepi Teluk Hudson, Kanada, terdapat batuan yang disebut Nuvvuagittuq Greenstone Belt yang dipercaya merupakan batu tertua di dunia dengan usia sedikitnya 4,16 miliar tahun. Penemuan ini memberi kita gambaran tentang kondisi Bumi setelah terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun lalu. Sebelumnya, batu tertua yang telah diakui secara luas berusia sekitar 4 miliar tahun dan ditemukan di formasi Acasta gneiss juga di Kanada. Namun batuan dari Nuvvuagittuq ini bahkan lebih tua dan mungkin hanya satu-satunya kerak bumi yang masih bertahan dari eon Hadean. Peneliti menggunakan metode radiometrik dengan isotop samarium-146 dan samarium-147 untuk menentukan usia batuan ini. Hasilnya menunjukkan batuan tersebut telah terbentuk setidaknya 4,16 miliar tahun yang lalu, menguatkan klaim bahwa batuan ini sangat tua. Dulu, klaim tentang usia batu sekitar 4,3 miliar tahun diperdebatkan karena kemungkinan batuan tersebut tercampur dengan kerak yang lebih tua. Namun dengan menganalisis batuan intrusi yang lebih muda, para ilmuwan dapat menentukan usia minimum sehingga membuat usia batuan tersebut lebih dipercaya. Karena pentingnya batuan ini untuk penelitian, komunitas Inuit setempat menutup akses ke lokasi agar batuan tidak dirusak. Penemuan ini merupakan kunci untuk memahami sejarah awal planet kita dan kondisi saat pembentukan kerak bumi pertama kali.