TLDR
Pengujian UUV dari kapal selam meningkatkan kemampuan pengintaian dan fleksibilitas taktis Angkatan Laut. Proyek Scylla merupakan bagian dari kerjasama AUKUS yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan di wilayah Euro-Atlantik dan Indo-Pasifik. Royal Navy berkomitmen untuk mengintegrasikan teknologi canggih dalam armada masa depan yang menggabungkan platform berawak dan tak berawak. Royal Navy Inggris melakukan uji coba sukses peluncuran dan pengambilan kendaraan bawah air tanpa awak (UUV) dari kapal selam bertenaga nuklir untuk meningkatkan kemampuan operasi bawah lautnya.Uji coba berlangsung di Laut Mediterania dengan menggunakan kapal selam kelas Astute, yang dikenal sebagai kapal selam serang paling canggih milik Inggris.Kendaraan bawah air yang digunakan adalah varian Iver4 900 dari L3Harris, mampu misi panjang dan dipersenjatai dengan sensor dan sonar untuk pengintaian dan deteksi ancaman bawah laut.Inisiatif ini bagian dari Project Scylla, yang juga merupakan bagian penting dari pilar kedua pakta keamanan trilateral AUKUS antara Inggris, Amerika Serikat, dan Australia.Keberhasilan operasi ini mendukung strategi modernisasi Angkatan Laut Inggris dan menunjukkan komitmen Inggris untuk memperkuat keamanan regional dan kerjasama internasional.