Terobosan Organ Hati Buatan yang Bisa Membentuk Pembuluh Darah Sendiri
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
26 Jun 2025
293 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Penelitian ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam rekayasa jaringan hati.
Jaringan hati yang ditumbuhkan secara laboratorium dapat mengatasi masalah koagulasi pada pasien hemofilia.
Penggunaan sel punca dan teknik kultur inovatif dapat membuka kemungkinan untuk transplantasi organ di masa depan.
Para ilmuwan dari Cincinnati Children’s Hospital dan mitra Jepang berhasil menciptakan jaringan hati buatan yang bisa membentuk pembuluh darah sendiri. Hal ini merupakan kemajuan besar karena jaringan buatan sebelumnya tidak memiliki pembuluh darah, yang membatasi fungsi dan ukurannya.
Mereka menggunakan sel induk pluripoten yang diprogram untuk berubah menjadi berbagai jenis sel hati dan pembuluh darah spesifik, lalu menumbuhkannya dalam sebuah sistem kultur khusus agar bisa berkembang seperti hati yang sedang tumbuh alami.
Jaringan hati ini menghasilkan pembuluh darah yang memungkinkan aliran cairan seperti sirkulasi hati asli serta memproduksi protein pembekuan darah penting, seperti Faktor VIII yang dibutuhkan penderita hemofilia A.
Saat diuji pada tikus dengan penyakit hemofilia, protein dari organoid ini berhasil menghentikan perdarahan yang parah, menunjukkan potensi terapi baru yang dapat membantu pasien yang sulit ditangani dengan pengobatan biasa.
Jika teknologi ini dapat dikembangkan dan diperbesar, jaringan hati buatan dengan pembuluh darah sendiri berpotensi digunakan untuk terapi regeneratif, produksi protein vital, dan sebagai alternatif transplantasi organ penuh di masa depan.



