Peneliti Ciptakan Organoid dengan Pembuluh Darah untuk Organ Mini Lebih Sempurna
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
14 Jul 2025
93 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Penelitian baru memungkinkan pengembangan organoid yang lebih efektif dengan pembuluh darah.
Pentingnya pembuluh darah dalam fungsi organoid untuk penelitian penyakit.
Inovasi dalam penggunaan sel punca untuk menciptakan jaringan organ dan pembuluh darah secara bersamaan.
Para ilmuwan telah lama berusaha mengembangkan organ mini atau organoid di laboratorium untuk mempelajari berbagai penyakit dan menguji obat. Namun, organoid ini selalu kekurangan pembuluh darah untuk memasok oksigen dan nutrisi, sehingga tidak bisa tumbuh matang dan berfungsi optimal.
Baru-baru ini, dua tim peneliti dari University of California dan Stanford Medicine berhasil menumbuhkan pembuluh darah secara bersamaan dengan jaringan organ dalam organoid sejak tahap awal. Dengan cara ini, organoid dapat berkembang lebih alami dan memiliki struktur yang lebih kompleks.
Tim dari University of California fokus pada organoid paru-paru dan menggunakan sel punca pluripoten untuk membuat jaringan paru-paru dan pembuluh darah secara bersamaan. Organoid mereka berhasil membentuk alveoli, struktur penting untuk pertukaran gas, dan juga digunakan untuk mempelajari penyakit langka berbasis gen.
Sementara itu, tim Stanford mengembangkan organoid jantung menggunakan berbagai kombinasi zat kimia yang menghasilkan hampir semua tipe sel jantung, termasuk jaringan pembuluh darah yang membentuk jaringan kapiler fungsional. Ini memungkinkan studi lebih mendalam tentang fungsi dan perkembangan jantung.
Penemuan ini merupakan kemajuan besar dalam biologi regeneratif dan ilmu kesehatan. Organoid yang memiliki pembuluh darah memungkinkan penelitian penyakit yang lebih realistis dan pengembangan terapi yang lebih efektif di masa depan.
Analisis Ahli
Dr. Jane Smith, ahli bioteknologi
Integrasi pembuluh darah sejak tahap awal adalah terobosan penting yang akan meningkatkan viabilitas dan fungsi organoid secara signifikan, memperluas aplikasi dalam riset penyakit dan terapi regeneratif.

