China Akan Gunakan Helikopter Robotik untuk Ambil Batu Mars di Misi Tianwen-3
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
24 Jun 2025
51 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Misi Tianwen-3 bertujuan untuk mengembalikan sampel Mars dan mencari tanda-tanda kehidupan.
Helikopter drone akan digunakan untuk mengambil batuan yang lebih besar dari permukaan Mars.
Laboratorium yang aman akan digunakan untuk menganalisis sampel dengan fokus pada perlindungan lingkungan Bumi.
China berencana meluncurkan misi Tianwen-3 yang akan membawa kembali sampel dari permukaan Mars pada tahun 2031. Misi ini dirancang untuk mencari tanda-tanda kehidupan di planet merah dengan mengumpulkan material yang berpotensi mengandung jejak biologis.
Misi tersebut menggunakan inovasi gabungan antara pendarat statis dan helikopter tanpa awak. Helikopter ini dilengkapi dengan lengan robotik dan cakar untuk mengambil batuan Mars yang lebih besar dan mengangkutnya ke pendarat.
Selain helikopter, Tianwen-3 juga akan memakai bor yang dipasang di pendarat untuk mengambil sampel dari kedalaman dua meter di bawah permukaan Mars. Lengan robotik juga akan dipakai untuk mengumpulkan material dari sekitar zona pendaratan.
Semua sampel yang akan dibawa ke Bumi akan dianalisis di laboratorium khusus yang memiliki standar biokontainment tinggi. Hal ini penting untuk menghindari risiko kontaminasi biologis dan memastikan keamanan planet Bumi dari bahan Mars.
Proyek ini menunjukkan kemajuan teknologi luar angkasa China dan kontribusinya dalam penelitian astronomi. Misi ini akan menjadi tonggak penting dalam pencarian tanda kehidupan di Mars dan eksplorasi ruang angkasa masa depan.


