Inovasi Yale: Teknologi Cepat Ubah Nitrat Jadi Amonia Bersihkan Air
Sains
Iklim dan Lingkungan
24 Jun 2025
273 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Metode baru ini dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi konversi nitrat menjadi amonia.
Penggunaan ionofor dan membran terionisasi adalah inovasi kunci dalam teknologi ini.
Teknologi ini berpotensi untuk diterapkan dalam proses pengolahan air konvensional.
Nitrat yang banyak ditemukan dalam air limbah adalah polutan yang dapat mengganggu kualitas air meskipun penting bagi tanaman. Mengubah nitrat menjadi amonia adalah solusi, namun biasanya memerlukan waktu lama dan alat mahal.
Peneliti dari Yale, dipimpin oleh Profesor Lea Winter, mengembangkan metode baru yang menggunakan ionophore untuk menahan nitrit, produk sementara yang sulit dikonversi, sehingga dapat diubah sepenuhnya menjadi amonia.
Teknologi ini menggunakan membran khusus yang terdiri dari tembaga dan karbon nanotube yang membuat proses konversi nitrat menjadi amonia berlangsung sangat cepat, hanya dalam enam detik.
Penggabungan ionophore dan membran elektro-kimia membuat sistem ini mampu menghasilkan amonia dengan tingkat selektivitas 92 persen, tanpa menghasilkan banyak limbah atau produk sampingan yang tidak diinginkan.
Teknologi ini sudah diuji dengan air dari danau dan instalasi limbah, menunjukkan kestabilan dan potensi besar untuk diterapkan dalam pengolahan air skala besar sebagai solusi ramah lingkungan.



