Putin Umumkan Produksi Massal Misil Hipersonik Oreshnik untuk Perkuat Rusia
Finansial
Kebijakan Fiskal
24 Jun 2025
246 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Produksi serial rudal Oreshnik menunjukkan komitmen Rusia untuk memperkuat kapasitas militer.
Putin melihat situasi global yang memburuk sebagai alasan untuk mempercepat modernisasi militer.
Rudal Oreshnik berfungsi sebagai simbol dari doktrin militer Rusia yang berkembang di tengah ketegangan internasional.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengonfirmasi bahwa produksi massal misil balistik hipersonik jarak menengah terbaru, Oreshnik, kini telah dimulai. Misil ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan tempur militer Rusia amid situasi keamanan global yang semakin memburuk.
Oreshnik adalah misil jalanan dengan bahan bakar padat yang mampu menempuh jarak hingga 5.500 km dan melaju dengan kecepatan melebihi Mach 10. Kehadirannya merupakan respons Rusia atas ekspansi dan modernisasi senjata presisi panjang dari AS dan sekutunya.
Misil ini memiliki akurasi tinggi dengan CEP antara 10 hingga 20 meter dan dapat membawa hulu ledak konvensional maupun nuklir. Selain itu, dapat dilengkapi dengan Multiple Reentry Vehicles ataupun hulu ledak yang bisa bermanuver demi menembus sistem pertahanan musuh.
Putin juga menegaskan bahwa pengembangan ini masuk dalam Program Alutsista Negara Rusia 2027–2036 yang memprioritaskan kemajuan teknologi di semua cabang militer, termasuk modernisasi triad nuklir dan pembentukan divisi khusus operasi drone.
Ditengah ketegangan geopolitik yang meningkat dengan NATO dan konflik di Timur Tengah, Rusia menegaskan kesiapan menghadapi tantangan dengan teknologi militer mutakhir seperti Oreshnik untuk menjamin kedaulatan dan keseimbangan strategis global.



