Waspada Perubahan Iklim: Dampak Serius Pemanasan Global di Indonesia dan Asia
Sains
Iklim dan Lingkungan
22 Jun 2025
104 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Perubahan iklim semakin memperburuk kondisi di Asia, termasuk Indonesia.
Banjir dan badai menjadi ancaman utama yang mengakibatkan banyak korban jiwa di Asia.
Mitigasi perubahan iklim sangat penting untuk mencegah tenggelamnya pulau-pulau kecil di Indonesia.
Perubahan iklim menjadi ancaman serius bagi kawasan Asia, termasuk Indonesia. Suhu permukaan meningkat, gletser mencair, dan permukaan laut naik dengan cepat, menyebabkan bencana alam yang berulang seperti banjir, badai, dan kekeringan sepanjang tahun 2023.
Menurut Badan Meteorologi Dunia, Asia mengalami pemanasan hampir dua kali lipat lebih cepat dibanding rata-rata global sejak beberapa dekade terakhir, menjadikan 2023 sebagai tahun terpanas dalam sejarah di banyak negara di Asia.
Bencana hidrometeorologi yang banyak terjadi di Asia berdampak besar pada kehidupan manusia, dengan lebih dari 2.000 kematian dan sembilan juta orang yang merasakan akibat langsung dari bencana tersebut.
Kenaikan permukaan laut yang tinggi di wilayah pesisir Indonesia termasuk dalam kategori zona kuning, yang menunjukkan ancaman di atas rata-rata global. Proyeksi mengkhawatirkan menyebutkan ribuan pulau kecil dan jutaan warga berpotensi kehilangan tempat tinggal hingga tahun 2050.
Peringatan dini dan kesiapsiagaan menjadi kunci penting untuk mengurangi dampak kecelakaan akibat perubahan iklim. Oleh karena itu, upaya kolektif dan mitigasi harus segera dijalankan agar laju perubahan iklim dapat ditekan.


