Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

AS Tampilkan Drone Otonom NGAD untuk Dominasi Udara Hadapi China di Pasifik

Teknologi
Robotika
InterestingEngineering InterestingEngineering
21 Jun 2025
114 dibaca
1 menit
AS Tampilkan Drone Otonom NGAD untuk Dominasi Udara Hadapi China di Pasifik

Rangkuman 15 Detik

Program NGAD menggabungkan drone otonom untuk mendukung pesawat tempur generasi keenam.
Dr. Anduril Industries dan General Atomics berkolaborasi untuk meningkatkan kapasitas tempur Angkatan Udara AS.
Persaingan teknologi dalam bidang militer antara AS dan China semakin memanas dengan pengembangan pesawat tempur baru.
Perusahaan pertahanan Anduril Industries dan General Atomics dari Amerika Serikat memamerkan drone loyal wingmen otonom di Paris Air Show. Drone ini akan bekerja sama dengan pesawat F-47 generasi keenam yang sedang dikembangkan untuk Angkatan Udara AS. Proyek ini merupakan bagian dari program NGAD yang bertujuan menggantikan pesawat tempur F-22 Raptor dengan pesawat yang lebih canggih dan drone pendamping yang dapat memperluas kemampuan tempur di udara. Drone yang dinamai YFQ-42A dan YFQ-44A ‘Fury’ mampu melakukan misi tempur dan pengintaian dengan radius jangkauan lebih dari 1126.54 km (700 mil) laut. Dengan harga produksi yang lebih rendah dan waktu produksi singkat, drone ini memungkinkan peningkatan jumlah pesawat tempur otonom secara cepat. Teknologi ini diajukan sebagai solusi menghadapi potensi ketegangan di kawasan Indo-Pasifik, khususnya terkait situasi Taiwan dan persaingan militer dengan China yang juga mengembangkan pesawat generasi keenam mereka. Diharapkan lebih dari seribu drone ini bisa aktif pada tahun 2029, sedangkan pesawat F-47 akan mulai didatangkan pada tahun 2030-an, memperlihatkan langkah maju AS dalam menghadapi ancaman keamanan regional dengan teknologi udara tercanggih.