TLDR
Kolaborasi antara Nextchem dan Newcleo menunjukkan komitmen terhadap transisi energi yang berkelanjutan. Teknologi LFR-AS-200 menawarkan solusi inovatif untuk pengolahan limbah nuklir dan efisiensi energi. Nextcleo bertujuan untuk mempercepat pengembangan dan komersialisasi reaktor modular canggih di Eropa. Perusahaan energi Italia, Nextchem, bergabung dengan pengembang reaktor nuklir inovatif Prancis, Newcleo, untuk membentuk usaha patungan bernama NextCleo yang fokus mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir modular 200 MW menggunakan teknologi reaktor cepat berbasis timbal LFR-AS-200.Nextchem akan memimpin konstruksi 'conventional island' dan 'balance of plant' yang mengubah energi nuklir menjadi listrik yang dapat dialirkan ke jaringan atau digunakan di kawasan industri kimia agar dapat memproduksi bahan kimia rendah karbon dan e-fuel.Kemitraan ini bertujuan mempercepat pengembangan dan komersialisasi teknologi reaktor yang aman dan sesuai dengan prinsip ekonomi sirkular, terutama dalam pengolahan dan daur ulang limbah nuklir, serta mendukung transisi energi bersih di sektor kimia.Rencana pengembangan mencakup pembuatan prototipe non-nuklir pada tahun 2026 di Italia dan operasi reaktor pertama di Prancis pada akhir 2031, dengan keputusan investasi untuk pembangkit komersial pertama direncanakan pada 2029.Nextchem menguasai 60% saham NextCleo dan mendapatkan saham minoritas di Newcleo, memastikan kontrol operasional dan memperkuat sinergi keahlian guna mewujudkan solusi energi nuklir yang aman, andal, dan ramah lingkungan.