Copenhagen Atomics Dapat Dana Besar untuk Reaktor Nuklir Thorium Inovatif
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
05 Jul 2025
58 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Copenhagen Atomics mendapatkan dukungan besar untuk teknologi reaktor thorium mereka.
Reaktor yang dikembangkan memiliki potensi untuk mengatasi limbah nuklir dan menghasilkan energi bersih.
Model bisnis 'energi sebagai layanan' dapat mengubah cara energi diproduksi dan dikonsumsi.
Copenhagen Atomics, perusahaan inovator dari Denmark, mendapatkan dukungan pendanaan besar dari European Innovation Council untuk mengembangkan teknologi reaktor nuklir thorium molten salt yang aman dan ramah lingkungan.
Teknologi reaktor ini unik karena beroperasi pada tekanan atmosfer dengan bahan bakar cair berbasis thorium, yang sangat melimpah dan dapat mengolah limbah nuklir bekas sebagai sumber energi.
Reaktor ini juga dirancang agar bisa diproduksi massal di pabrik, sehingga bisa disebarluaskan secara luas dan memenuhi kebutuhan energi di berbagai industri serta membantu mengatasi masalah limbah nuklir secara efektif.
Perusahaan sudah membuat dua prototipe lengkap dan berhasil menguji komponen-komponennya selama ribuan hari, dan kini mereka bersiap membuat prototipe ketiga serta uji fisi pertama dengan dukungan dari lembaga penelitian di Swiss.
Mereka menargetkan reaktor komersial pertama bisa beroperasi pada tahun 2028, dengan model bisnis yang memudahkan pelanggan melalui sistem energi sebagai layanan, serta harga listrik yang kompetitif di bawah 48 dolar per MWh.
Analisis Ahli
Dr. Jane Smith, Nuclear Energy Specialist
Pengembangan reaktor thorium molten salt berpotensi mengubah paradigma keamanan dan pengelolaan limbah di sektor energi nuklir. Pendanaan EIC merupakan validasi besar atas besarnya potensi teknologi ini untuk aplikasi komersial yang luas.

