Bakteri Gusi Penyebab Risiko Fibrilasi Atrium Meningkat: Jaga Kesehatan Mulutmu!
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
20 Jun 2025
290 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Menjaga kesehatan gigi dapat berkontribusi pada pencegahan masalah jantung.
P. gingivalis dapat menyebar dari gusi yang terinfeksi ke jantung, meningkatkan risiko aritmia.
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme dan dampak P. gingivalis pada sel otot jantung.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa penyakit gusi yang disebut periodontitis dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami fibrilasi atrium (AFib), yakni gangguan ritme jantung yang berbahaya. Hal ini terjadi karena bakteri bermasalah dari mulut dapat menyebar melalui aliran darah hingga ke jantung.
Bakteri Porphyromonas gingivalis yang biasa ditemukan pada gusi telah terdeteksi sampai ke area atrium kiri jantung dan dipercaya dapat menyebabkan jaringan parut yang mengganggu kerja jantung. Jaringan parut ini membuat sinyal listrik jantung kacau dan meningkatkan kemungkinan AFib.
Studi pada tikus memperkuat temuan ini, di mana tikus yang terinfeksi P. gingivalis menunjukkan angka AFib yang jauh lebih tinggi serta kerusakan pada rahang dan gigi. Temuan serupa pun terlihat pada analisis jaringan jantung manusia yang mengidap AFib.
Para ilmuwan menyimpulkan bahwa menjaga kebersihan mulut sangat penting tidak hanya untuk kesehatan gigi tetapi juga untuk melindungi jantung. Perawatan gusi yang tepat akan mencegah bakteri dari mulut masuk ke aliran darah dan mencegah komplikasi jantung.
Rencana penelitian selanjutnya adalah mempelajari bagaimana P. gingivalis mempengaruhi sel otot jantung agar dapat dikembangkan terapi baru. Selain itu, penggabungan perawatan medis dan gigi di Jepang diharap bisa menjadi contoh bagi negara lain untuk menangani penyakit jantung terkait infeksi oral.

