Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Cara Alami Okra dan Fenugreek Hilangkan Microplastik dari Air dengan Cepat

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (9mo ago) climate-and-environment (9mo ago)
20 Jun 2025
103 dibaca
2 menit
Cara Alami Okra dan Fenugreek Hilangkan Microplastik dari Air dengan Cepat

Rangkuman 15 Detik

Ekstrak tanaman okras dan fenugreek dapat menghilangkan mikroplastik dari air secara efektif.
Penggunaan bahan alami menawarkan alternatif yang lebih aman dibandingkan dengan bahan kimia sintetis.
Penelitian ini menunjukkan potensi pengolahan air yang berkelanjutan di daerah yang kurang sumber daya.
Microplastik telah menjadi masalah besar di seluruh dunia karena tersebar di lautan, sungai, dan juga air minum. Partikel kecil ini tidak hanya mencemari lingkungan, tapi juga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan serius bagi manusia seperti kanker dan gangguan hormonal. Oleh karena itu, banyak ilmuwan berupaya mencari cara efektif dan aman untuk menghilangkannya dari sumber air. Para peneliti di Tarleton State University menemukan solusi menarik menggunakan tanaman alami yakni okra dan fenugreek. Mereka membuat ekstrak dari kedua tanaman dengan cara merendam dan mengeringkannya menjadi bubuk yang kaya polisakarida alami. Bahan ini berfungsi menjebak partikel microplastik sehingga lebih mudah dihilangkan dari air. Eksperimen menunjukkan bahwa bubuk fenugreek dapat menghilangkan hingga 93 persen microplastik dalam satu jam, sementara okra mampu menghilangkan 67 persen. Kombinasi keduanya juga efektif, mencapai 70 persen dalam waktu 30 menit saja. Hasil ini jauh lebih cepat dan efisien dibandingkan metode kimia konvensional yang biasa dipakai di pengolahan air limbah. Pengujian pada air asli dari laut, air tanah, dan air tawar di Texas juga menunjukkan hasil yang menjanjikan. Okra paling efektif membersihkan microplastik dalam air laut, fenugreek unggul di air tanah, dan campuran keduanya terbaik untuk air tawar. Ini mengindikasikan metode ini dapat bekerja di berbagai kondisi air nyata. Metode ini menjadi alternatif ramah lingkungan karena menggunakan bahan alami yang biodegradable dan tidak meninggalkan residu berbahaya seperti bahan kimia sintetis lain. Dengan biaya rendah dan kemudahan penerapan, teknologi ini berpotensi membantu banyak daerah, terutama yang sulit dijangkau, untuk menyediakan air bersih bebas microplastik.