Transplantasi Jantung Pertama di AS Dilakukan Sepenuhnya dengan Robot Tanpa Buka Dada
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
19 Jun 2025
148 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Transplantasi jantung robotik merupakan inovasi besar dalam prosedur bedah.
Pendekatan minimal invasif mengurangi risiko dan mempercepat pemulihan pasien.
Teknologi robotik dapat mengubah cara dokter melakukan transplantasi organ yang kompleks.
Operasi transplantasi jantung biasanya sangat invasif dan memerlukan membuka penuh dada dengan memecah tulang dada, yang berisiko menyebabkan trauma dan memperlambat pemulihan pasien.
Baru-baru ini, di Houston, sebuah operasi transplantasi jantung dilakukan sepenuhnya dengan bantuan robot tanpa membuka dada pasien secara besar-besaran.
Dokter menggunakan robot untuk membuat sayatan kecil dan melakukan pengangkatan jantung lama serta memasang jantung donor dengan presisi tinggi tanpa memecah tulang dada.
Metode ini mengurangi risiko infeksi, mengurangi kehilangan darah, dan memungkinkan pasien untuk pulih lebih cepat dan kembali beraktivitas lebih awal.
Pasien yang menjalani operasi ini berhasil keluar rumah sakit sebulan kemudian tanpa komplikasi, menandai kemajuan besar dalam bidang bedah transplantasi.



