Penemuan Kadal Berzirah 'Bolg amondol' Ungkap Keanekaragaman Reptil Purba
Sains
Iklim dan Lingkungan
18 Jun 2025
150 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Penemuan Bolg amondol menunjukkan keberagaman reptil besar yang hidup bersama dinosaurus di Cretaceous.
Fosil yang disimpan di museum bisa memberikan wawasan baru tentang sejarah alam dan ekosistem purba.
Bolg amondol menggambarkan pentingnya penelitian paleontologi dalam memahami penyebaran kehidupan di Bumi.
Para peneliti menemukan fosil seekor kadal berukuran sebesar rakun yang disebut Bolg amondol di museum Utah. Fosil ini menunjukkan keanekaragaman reptil besar yang hidup bersamaan dengan dinosaurus pada periode Kapur Akhir sekitar 76 juta tahun yang lalu.
Fosil tersebut awalnya tersembunyi di sebuah laci museum selama bertahun-tahun sebelum diidentifikasi kembali oleh tim paleontologi. Meski hanya berupa potongan tulang, para ilmuwan berhasil mengumpulkan informasi penting tentang bentuk tubuh, ukuran, dan perlindungan yang dimilikinya seperti baju zirah.
Bolg amondol tergolong dalam kelompok monsterasaur, kadal besar kuno yang masih memiliki kerabat di zaman sekarang seperti kadal beracun dari Gurun Gobi. Keberadaan kerabatnya yang tersebar di benua lain menunjukkan bahwa makhluk kecil juga bisa bermigrasi antar benua purba.
Fosil tersebut ditemukan di formasi geologi Kaiparowits yang menjadi ladang penting bagi studi kehidupan purba, menunjukkan bahwa ekosistem Kapur di Amerika Utara sangat beragam dan produktif. Kadal ini mungkin menjadi predator kecil yang penting dalam rantai makanan saat itu.
Penemuan ini mendemonstrasikan peran penting museum dalam melestarikan dan menguak sejarah hidup purba yang tersembunyi, sekaligus memperkaya pemahaman kita tentang evolusi dan persebaran reptil selama ratusan juta tahun.


