Penjualan iPhone Tumbuh Signifikan di China dan AS Setelah Masa Sulit
Teknologi
Gadgets dan Wearable
17 Jun 2025
21 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Penjualan iPhone mengalami pertumbuhan yang signifikan di China dan AS.
Diskon besar-besaran berkontribusi terhadap peningkatan minat konsumen terhadap iPhone.
Pasar smartphone global, khususnya di Jepang dan India, menunjukkan potensi pertumbuhan yang positif bagi Apple.
Penjualan iPhone pada periode April-Mei 2025 mengalami kenaikan sebesar 15% dibandingkan tahun sebelumnya, terutama di China yang mencatat pangsa pasar tertinggi pasca era Covid-19. Ini merupakan kabar baik bagi Apple setelah mengalami penurunan tiga tahun berturut-turut.
Di pasar China, iPhone berhasil mengalahkan para pesaing lokal seperti Xiaomi, Oppo, Vivo, dan Huawei dengan pangsa pasar mencapai 17,4%. Penjualan iPhone juga meningkat di pasar besar lainnya seperti Amerika Serikat, Jepang, India, dan Timur Tengah.
Analis dari Counterpoint, Ivan Lam, menyatakan bahwa performa iPhone di kuartal kedua 2025 masih bergantung pada dua pasar utama, yakni AS dan China. Ada beberapa spekulasi mengenai alasan pertumbuhan tersebut, misalnya konsumen AS buru-buru membeli iPhone karena takut tarif tinggi, dan diskon besar-besaran yang diberikan di China.
Menurut Jeff Fieldhack, agen kecerdasan buatan (AI) belum menjadi faktor utama bagi pembeli iPhone dalam mengambil keputusan membeli. Namun, Apple disebutkan sedang mempersiapkan fitur Siri yang akan jauh lebih istimewa di masa mendatang.
Di pasar Jepang, keberhasilan penjualan iPhone juga didukung oleh model iPhone 16e yang harganya lebih terjangkau. Ke depan, masih dipantau apakah diskon dan faktor-faktor lainnya akan terus mendorong penjualan Apple.


