Metode Cahaya untuk Mengubah CO2 Menjadi Bahan Berguna dengan Katalis Baru
Sains
Iklim dan Lingkungan
17 Jun 2025
48 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Penelitian ini menunjukkan potensi konversi karbon dioksida menjadi bahan kimia yang berguna.
Desain berbasis ligan dapat meningkatkan efisiensi dan selektivitas dalam reaksi kimia.
Penggunaan logam yang lebih melimpah dapat membantu mengurangi biaya dan dampak lingkungan dari proses katalitik.
Kadar karbon dioksida (CO2) di atmosfer semakin meningkat, menciptakan kebutuhan mendesak untuk solusi penangkapan dan pemanfaatan CO2 agar tidak mencemari lingkungan lebih lanjut.
Sebuah tim peneliti di Brookhaven National Laboratory mengembangkan cara baru menggunakan cahaya untuk mengubah CO2 menjadi formate, sebuah bahan kimia yang berguna untuk berbagai industri seperti bahan bakar dan obat-obatan.
Mereka terinspirasi dari proses fotosintesis alami yang menggunakan cahaya untuk menyimpan energi dalam ikatan kimia dengan memicu transfer elektron dan proton.
Inovasi utamanya adalah desain katalis yang menggunakan ligan sebagai pusat aktivitas kimia, menghindari efek negatif ketika CO2 berikatan langsung dengan logam yang bisa menyebabkan produk samping.
Selain menggunakan logam ruthenium, pendekatan ini memungkinkan pemanfaatan logam besi yang lebih murah dan melimpah, mempercepat penerapan teknologi ini secara berkelanjutan.


