Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bahan Bakar Nuklir Baru Gabungkan Thorium dan Uranium Hemat Biaya dan Aman

Sains
Fisika dan Kimia
physics-and-chemistry (9mo ago) physics-and-chemistry (9mo ago)
13 Jun 2025
269 dibaca
2 menit
Bahan Bakar Nuklir Baru Gabungkan Thorium dan Uranium Hemat Biaya dan Aman

Rangkuman 15 Detik

Desain bahan bakar ANEEL berpotensi mengurangi limbah nuklir dan meningkatkan keamanan reaktor.
Kolaborasi antara sektor swasta dan laboratorium nasional dapat mempercepat inovasi dalam teknologi energi nuklir.
Pengujian di fasilitas seperti ATR sangat penting untuk validasi desain bahan bakar baru.
Para ilmuwan dan perusahaan Clean Core Thorium Energy bekerja sama dengan Idaho National Laboratory menguji bahan bakar nuklir baru yang menggabungkan thorium dengan uranium ber-kadar U-235 yang lebih tinggi. Tujuannya adalah menghasilkan bahan bakar yang lebih efisien, aman, serta mengurangi limbah nuklir yang selama ini menjadi tantangan utama dalam teknologi nuklir. Bahan bakar yang diberi nama ANEEL ini dapat digunakan dalam reaktor pressurized heavy-water reactors (PHWR) tanpa perlu modifikasi besar pada struktur reaktor, yang berarti bisa langsung diaplikasikan di reaktor yang sudah ada. Hal ini menjadi terobosan karena bahan bakar jenis ini biasanya memerlukan penyesuaian bentuk dan sistem reaktor. Pellet bahan bakar yang dibuat memiliki desain khusus berongga di tengah untuk mengatur pelepasan gas yang dihasilkan selama reaksi nuklir berlangsung. Pellets ini diuji dalam Advanced Test Reactor milik INL selama beberapa bulan, dengan hasil awal menunjukkan bahwa pellets tetap utuh tanpa retak atau deformasi, yang menjadi tanda bahan bakar berkualitas tinggi dan stabil. Pengujian bahan bakar nuklir ini masih berlanjut hingga tahun 2026, dengan pemeriksaan lebih mendalam pada struktur bahan bakar dan distribusi produk hasil fisi untuk memastikan bahan bakar tersebut aman dan efisien. Hasilnya nantinya akan digunakan untuk mendapatkan izin regulasi dan menarik investor agar teknologi ini bisa dikembangkan lebih lanjut. Kerjasama antara laboratorium nasional dan perusahaan swasta ini menunjukkan langkah strategis untuk membangun kepemimpinan Amerika dalam teknologi bahan bakar nuklir dan menyediakan solusi energi masa depan yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis.