Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Senandung Teripang: Obat Kanker dari Laut yang Menghambat Enzim Bahaya

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
health-and-medicine (9mo ago) health-and-medicine (9mo ago)
14 Jun 2025
242 dibaca
1 menit
Senandung Teripang: Obat Kanker dari Laut yang Menghambat Enzim Bahaya

Rangkuman 15 Detik

Penelitian ini menunjukkan potensi kompaun dari timun laut dalam pengobatan kanker.
Kompaun gula dari timun laut dapat menghambat enzim yang berperan dalam penyebaran kanker tanpa efek samping berbahaya.
Pengembangan metode sintesis kompaun ini penting untuk memproduksinya dalam skala yang lebih besar.
Penelitian terbaru mengungkap bahwa senyawa gula unik dari teripang laut dapat menghambat enzim Sulf-2 yang berperan dalam penyebaran kanker. Hal ini membuka peluang baru dalam terapi kanker yang lebih efektif dan aman. Enzim Sulf-2 biasa dimanfaatkan oleh sel kanker untuk memodifikasi permukaan sel, memungkinkan kanker berkembang dan menyebar lebih cepat. Senyawa dari teripang ini dapat mencegah perubahan tersebut sehingga menghambat pertumbuhan penyakit. Berbeda dengan penghambat enzim lainnya, senyawa teripang tidak mengganggu proses pembekuan darah, sehingga mengurangi risiko efek samping berbahaya seperti perdarahan tidak terkendali yang sering dikhawatirkan dalam pengobatan kanker. Meski potensi senyawa ini besar, deformasi massal dari teripang sulit dilakukan karena stok alami yang terbatas. Oleh karena itu, para peneliti fokus mengembangkan metode kimia untuk mensintesis senyawa ini secara buatan agar dapat diuji lebih lanjut dan diproduksi secara massal. Penemuan ini menegaskan pentingnya sumber daya laut sebagai alternatif yang lebih aman dan berkelanjutan dibandingkan bahan obat dari hewan darat, yang juga membawa risiko penularan penyakit. Studi ini menjadi terobosan penting di bidang farmasi dan bioteknologi kanker.