TLDR
NKT menginvestasikan dana untuk membangun trencher subsea paling kuat di dunia guna melindungi infrastruktur energi di laut. Proyek ini melibatkan perusahaan lokal Inggris, mendukung ekonomi setempat. T3600 dirancang untuk memenuhi kebutuhan kabel ekspor dari proyek energi terbarukan berskala besar. NKT memperkenalkan trencher bawah laut paling kuat di dunia, bernama T3600, yang didesain untuk mengubur kabel tenaga listrik di bawah laut dengan kedalaman hingga 5,5 meter. Mesin ini dirancang khusus untuk melindungi kabel dari kerusakan akibat jangkar kapal, alat tangkap ikan, dan risiko sabotase, yang semakin besar seiring bertambahnya kapasitas energi angin lepas pantai dan lalu lintas bawah laut.Mesin T3600 akan bekerja secara remote dan memiliki tenaga 3.600 tenaga kuda, yang memungkinkan penetrasi ke dasar laut dalam kondisi tanah yang sangat menantang. Proyek ini juga melibatkan banyak perusahaan lokal di Inggris, seperti OSBIT yang bertanggung jawab untuk desain dan pembuatan trencher serta sistem peluncuran dan pengambilannya, mendukung ekonomi dan lapangan kerja lokal.NKT juga menghadirkan kapal pemasang kabel bernama Eleonora yang akan siap beroperasi pada tahun 2027 bersama dengan trencher ini. Kapal dan trencher ini dirancang untuk menangani kabel-kabel yang lebih panjang dan berat yang biasa digunakan pada proyek-proyek besar pembangkit listrik terbarukan, khususnya ladang angin lepas pantai.Perkembangan teknologi trencher telah berlangsung selama beberapa dekade, dari alat sederhana yang menyeruak dasar laut hingga mesin yang canggih dengan pengoperasian jarak jauh dan pemantauan secara real-time. Saat ini, trencher seperti T3600 menawarkan kemampuan penguburan kabel dengan dampak lingkungan yang minimal dan dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi tanah keras di laut dalam.Investasi besar-besaran NKT di berbagai pabrik di Portugal, Swedia, dan keterlibatan supplier Inggris menjadi bagian strategi perusahaan untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat untuk sistem ekspor tegangan tinggi seiring dengan percepatan transisi energi terbarukan dan keamanan pasokan listrik masa depan.