China Siapkan Teknologi Pengisian Bahan Bakar Satelit di Orbit Tinggi
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
13 Jun 2025
116 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
China sedang melakukan misi pengisian bahan bakar untuk satelit di orbit.
Amerika Serikat meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas luar angkasa China.
Teknologi pengisian bahan bakar di orbit penting untuk keberlanjutan ruang angkasa dan mengurangi sampah.
China sedang mengembangkan teknologi canggih untuk pengisian bahan bakar antar-satelit di orbit tinggi dengan menggunakan satelit Shijian-25 dan Shijian-21. Misi ini bertujuan untuk memperpanjang masa pakai satelit dan efisiensi misinya di ruang angkasa, yang berpotensi mengubah cara operasi satelit di masa depan.
Shijian-25 diluncurkan pada tahun ini dan secara bertahap mendekati posisi Shijian-21. Satelit ini dipersiapkan untuk mengoperasikan lengan robotik guna menambatkan dan mengisi bahan bakar ke Shijian-21, yang telah kehabisan bahan bakar setelah menjalankan tugas menunda satelit lain ke orbit yang lebih tinggi.
Sebagai tanggapan, Amerika Serikat mengerahkan dua satelit pengawasan militernya, USA 270 dan USA 271, untuk memantau gerakan dan aktivitas satelit China tersebut secara dekat. Pengerahan satelit ini dinilai sangat tidak umum dan menunjukkan pentingnya misi yang sedang berlangsung.
Teknologi pengisian bahan bakar di orbit telah lama dianggap sebagai kunci untuk memperpanjang umur satelit, mengurangi biaya, dan mendukung keberlanjutan lingkungan di ruang angkasa dengan menekan jumlah sampah antariksa. Pada tahun 2007, DARPA berhasil melakukan misi Orbital Express yang menjadi langkah awal dalam teknologi ini di orbit rendah.
Misi pengisian bahan bakar satelit China ini membuka babak baru dalam eksplorasi ruang angkasa dan bagaimana negara-negara besar bersaing dan beradaptasi dengan teknologi baru, sekaligus meningkatkan keamanan dan pengawasan antar negara dalam ruang angkasa.



