AI summary
China berhasil melakukan misi pengisian bahan bakar satelit di orbit geostasioner. AS berusaha untuk mengejar kemampuan teknologi satelit otonom China. Operasi dekat antara Shijian-21 dan Shijian-25 menunjukkan kemajuan dalam teknologi ruang angkasa. Dua satelit China, Shijian-21 dan Shijian-25, diperkirakan telah melakukan docking otomatis di orbit geostasioner, sebuah pencapaian teknologi yang berpotensi menjadi yang pertama di dunia untuk pengisian bahan bakar satelit di luar angkasa.Operasi jarak dekat (rendezvous and proximity operations) antara kedua satelit ini tercatat terjadi selama Juni dan Juli, ketika mereka berulang kali mendekati dan terlihat menyatu dalam data sensor optik selama beberapa hari.Pengamatan dilakukan oleh perusahaan AS yang memantau ruang angkasa, COMSPOC, serta perusahaan Swiss, s2a systems, yang menangkap data dari jarak lebih dari 35.000 km di atas ekuator bumi.Amerika Serikat sendiri belum menguasai teknologi docking dan pengisian bahan bakar satelit secara otomatis di orbit geostasioner, sehingga keberhasilan China ini menjadi tolok ukur dan target AS untuk dapat menyaingi pada tahun 2026.Pengawasan juga dilakukan dengan bantuan satelit pengintai AS USA 270 dan USA 271 yang diposisikan strategis untuk memantau kedua satelit China tersebut selama operasi mereka berlangsung.
Kesuksesan operasional docking antara Shijian-21 dan Shijian-25 menunjukkan tingkat kematangan teknologi luar angkasa China yang sangat signifikan, tidak hanya dalam hal perangkat keras tapi juga kontrol otomatis. Ini bisa menjadi titik balik dalam dominasi teknologi ruang angkasa yang selama ini didominasi oleh Barat, terutama AS.