Penemuan Relief Terracotta Mengubah Pandangan tentang Peran Carpetania di Mediterania
Bisnis
Ekonomi Makro
08 Jun 2025
59 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Carpetania memiliki pengaruh yang lebih besar dalam budaya Mediterania daripada yang sebelumnya diperkirakan.
Penemuan relief terracotta di El Cerrón mengindikasikan adanya hubungan perdagangan dengan pasar Mediterania.
Studi terbaru mengubah persepsi tentang identitas dan status elit Carpetania di Zaman Besi Akhir.
Pada masa dahulu, wilayah Carpetania di Semenanjung Iberia dianggap hanya sebagai budaya pinggiran yang tidak memiliki pengaruh besar di kawasan Mediterania. Namun seorang peneliti bernama Pablo Sánchez de Oro dari Universidad Autónoma de Madrid menemukan sebuah relief terracotta yang mengubah pandangan ini.
Relief yang ditemukan di situs El Cerrón ini berasal dari abad ke-4 SM dan menggambarkan sebuah parade berisi gambar griffin dan kereta kuda, yang selama ini biasanya ditemukan di daerah pesisir Mediterania. Penemuan ini menjadi bukti bahwa Carpetania memiliki hubungan budaya dan ekonomi dengan pasar Mediterania yang luas.
Situs El Cerrón sendiri memiliki bangunan yang keunikannya berbeda dari kebudayaan Celtik yang dikenal, sehingga dipercaya bangunan itu terkait dengan fungsi keagamaan atau tempat tinggal elite yang memiliki koneksi dengan dunia Mediterania.
Relief tersebut juga memperlihatkan bagaimana elite Carpetania menggunakan parade dan simbolisme lain seperti figur dewa untuk memperkuat status mereka dan peran dalam jaringan perdagangan dan budaya yang lebih besar di Mediterania.
Penelitian ini menegaskan bahwa Carpetania bukan hanya ikut andil dalam proses Mediterraneanisasi, yakni globalisasi budaya di wilayah tersebut, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk budaya Mediterania di Zaman Besi, mengubah pandangan sebelumnya yang menyebut daerah itu sebagai budaya belakang.



