Pemerintah AS Ubah Aturan Program Internet Cepat, Prioritaskan Biaya Terendah
Bisnis
Ekonomi Makro
07 Jun 2025
154 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Panduan baru berfokus pada penyediaan layanan broadband dengan biaya yang lebih rendah.
Kritik terhadap panduan baru mengkhawatirkan kualitas infrastruktur broadband yang mungkin terpengaruh.
Program ini bertujuan untuk mempercepat penyebaran layanan internet di daerah yang kurang terlayani.
Pemerintah Amerika Serikat mengubah pedoman program besar untuk memperluas akses internet cepat ke seluruh negeri. Tujuannya adalah agar layanan broadband dapat hadir lebih cepat dan dengan biaya yang lebih rendah. Negara bagian diminta untuk memperbaiki rencana mereka sesuai arahan baru dari Departemen Perdagangan AS.
Program broadband senilai 42,5 miliar dolar ini awalnya lebih fokus pada pengembangan jaringan internet berbasis serat optik. Namun, aturan itu dikritik karena dianggap terlalu sempit dan memperlambat proses pelaksanaan yang sampai saat ini belum mendistribusikan dana ke proyek secara langsung.
Perubahan terbaru mengizinkan teknologi internet satelit untuk mendapatkan prioritas selama memenuhi standar tertentu soal kecepatan dan kualitas koneksi. Hal ini memberi peluang lebih besar bagi perusahaan seperti Starlink milik Elon Musk untuk mendapatkan lebih banyak subsidi.
Meskipun ada perubahan ini, sejumlah kelompok mengkritik fokus pada biaya paling murah sebagai pendekatan yang salah. Mereka menilai jaringan fiber optic lebih baik dari segi kualitas dan tahan lama, dan perubahan ini dapat merugikan pembangunan ekonomi di daerah pedesaan jangka panjang.
Kini, negara bagian harus mengajukan ulang rencana mereka dalam waktu 90 hari dengan kemungkinan melibatkan pelamar baru. Setelah itu, Departemen Perdagangan akan melakukan penilaian ulang atas rencana tersebut sebelum pendanaan disalurkan.

