Kontroversi Program BEAD: Internet Fiber AS Terancam Digantikan Satelit Mahal dan Lambat
Bisnis
Ekonomi Makro
28 Mei 2025
262 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Perubahan dalam kepemimpinan dapat mempengaruhi program yang bertujuan untuk meningkatkan akses internet di daerah pedesaan.
Koneksi fiber dianggap lebih cepat dan lebih andal dibandingkan dengan koneksi satelit seperti Starlink.
Banyak negara bagian menanggapi perubahan yang diusulkan dengan kekhawatiran akan dampak negatif terhadap akses internet bagi warganya.
Sekitar 15 persen rumah tangga di Amerika Serikat masih memiliki pilihan internet yang buruk, terutama di daerah pedesaan. Program BEAD dibuat untuk menghubungkan seluruh penduduk AS dengan akses internet cepat berbasis fiber, tetapi program ini terhambat akibat perubahan kebijakan oleh pemerintah baru yang ingin memberikan prioritas lebih pada teknologi satelit seperti Starlink.
Sebelum intervensi pemerintah baru, beberapa negara bagian sudah hampir memulai pembangunan infrastruktur fiber mereka. Namun, setelah Sekretaris Perdagangan baru, Howard Lutnick, mengumumkan peninjauan ulang program dengan alasan BEAD terlalu penuh regulasi dan terlalu "woke," proses pembangunan menjadi tertunda dan ada dorongan untuk mengalihkan pendanaan ke internet satelit.
Starlink, layanan internet satelit milik Elon Musk, menawarkan kecepatan internet yang masih di dekat batas minimum BEAD tetapi lebih mahal dan memiliki kapasitas yang terbatas dibandingkan dengan fiber. Penundaan dan perubahan kebijakan ini bisa menyebabkan jutaan lokasi yang seharusnya dibangun fiber beralih ke satelit, yang performanya jauh di bawah fiber kaca optik.
Banyak pihak, termasuk pejabat negara bagian dan para pemberi proposal, menentang perubahan ini karena bisa menunda peluncuran BEAD dan mengurangi kualitas layanan internet dengan biaya lebih tinggi. Ada dukungan bipartisan untuk program yang awalnya fokus membangun infrastruktur fiber, dan banyak yang berharap agar program berjalan tanpa hambatan.
Meski ada kebutuhan untuk teknologi satelit di beberapa area yang sulit dijangkau fiber, starlink tidak bisa menggantikan fiber sebagai solusi utama. Pembangunan fiber memakan waktu dan biaya tinggi tapi akan memberikan layanan internet jauh lebih cepat, murah, dan tahan lama dibandingkan satelit. Penundaan dan perubahan kebijakan saat ini berisiko memperlambat kemajuan digitalisasi di Amerika Serikat.

