Penemuan Domestikasi Babi Pertama di Cina Selatan 8.000 Tahun Lalu
Sains
Iklim dan Lingkungan
13 Jun 2025
194 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Domestikasi babi hutan terjadi di China selatan sekitar 8.000 tahun yang lalu.
Proses domestikasi ini terkait dengan pengembangan pertanian padi dan gaya hidup menetap.
Temuan ini menantang pandangan konvensional yang menyebutkan bahwa domestikasi babi pertama kali terjadi di Timur Dekat.
Penelitian terbaru menemukan bahwa babi liar sudah hidup di pemukiman manusia di Delta Sungai Yangtze ribuan tahun yang lalu. Ini menunjukkan bahwa babi mulai didomestikasi di wilayah ini jauh lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya.
Para arkeolog dari Dartmouth College dan Zhejiang Provincial Institute meneliti dua situs Neolitikum di Cina Selatan. Mereka menemukan bukti bahwa babi-babi tersebut memakan makanan serta limbah manusia yang sudah dimasak, yang menjadi tanda awal domestikasi.
Domestikasi babi di kawasan ini berlangsung sekitar 8.000 tahun lalu, bersamaan dengan berkembangnya pertanian padi dan gaya hidup menetap masyarakat setempat. Hal ini menandai sebuah perkembangan besar pada masa neolitik di Asia.
Penemuan ini mengubah pandangan konvensional yang selama ini menganggap bahwa domestikasi babi pertama kali terjadi di Timur Tengah sebelum menyebar ke Eropa. Kini Cina Selatan dianggap memiliki peran penting dalam sejarah domestikasi babi.
Studi ini dipublikasikan di jurnal internasional bergengsi, PNAS, pada 9 Juni dan menambah wawasan baru terkait sejarah interaksi manusia dan hewan di masa prasejarah yang memengaruhi budaya dan ekonomi masyarakat kuno.



