Terobosan Teknologi Micro-CPV Fraunhofer Capai Efisiensi 36% dengan Biaya Rendah
Sains
Iklim dan Lingkungan
05 Jun 2025
276 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Teknologi mikro-CPV dapat berkontribusi pada transisi energi yang lebih berkelanjutan.
Modul ini menawarkan efisiensi tinggi dengan biaya yang lebih rendah berkat penggunaan komponen yang sudah ada.
Rencana untuk mendirikan Clearsun Energy menunjukkan komitmen terhadap komersialisasi inovasi ini.
Para peneliti di Fraunhofer ISE mengembangkan modul micro-concentrator photovoltaic (micro-CPV) yang menawarkan efisiensi hingga 36% dengan biaya rendah. Teknologi ini menggabungkan sel-sel surya mini multi-junction dengan komponen optik yang ringkas, memungkinkan peningkatan efisiensi dan pengurangan biaya produksi secara signifikan.
Desain modul micro-CPV ini sangat efisien karena mengurangi kebutuhan bahan semikonduktor hingga 1.300 kali lipat dan mengurangi ukuran modul hingga 30% dibandingkan dengan teknologi CPV konvensional. Modul ini diuji selama setahun di Freiburg, Jerman, menunjukkan performa stabil tanpa degradasi.
Teknologi ini juga menggunakan proses manufaktur yang kompatibel dengan fabrikasi papan sirkuit tercetak (PCB) dan perangkat mikroelektronika, sehingga mempermudah produksi massal. Modul micro-CPV juga dirancang untuk digunakan bersama tracker dua sumbu guna memaksimalkan penyerapan sinar matahari.
Fraunhofer ISE tengah bersiap untuk komersialisasi teknologi ini melalui startup bernama Clearsun Energy, dengan rencana penerapan di bidang pertanian photovoltaic (Agri-PV) dan pembangkit listrik di wilayah kering. Target efisiensi produk berikutnya adalah mencapai 37%.
Penemuan ini diharapkan menjadi terobosan penting untuk energi terbarukan, menggabungkan efisiensi tinggi dan biaya rendah, sehingga dapat membantu percepatan transisi energi yang lebih bersih dan berkelanjutan di seluruh dunia.



