AS Alihkan Fokus Lembaga AI untuk Keamanan Nasional dan Dominasi Standar
Teknologi
Kecerdasan Buatan
05 Jun 2025
151 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pusat Standar dan Inovasi AI akan fokus pada risiko keamanan yang nyata seperti keamanan siber dan biosekuriti.
Perubahan ini mencerminkan perubahan kebijakan di bawah pemerintahan Trump yang berusaha mempercepat ekspansi perusahaan AI AS.
Pusat ini akan menyelidiki pengaruh negatif dari penggunaan sistem AI oleh negara-negara lawan.
Departemen Perdagangan Amerika Serikat mengubah nama dan fokus lembaga terkait AI dari AI Safety Institute menjadi Center for AI Standards and Innovation (CAISI). Perubahan ini menggeser perhatian dari keselamatan AI secara umum ke risiko keamanan nasional yang lebih spesifik serta upaya melindungi dominasi Amerika di standar AI internasional.
Lembaga sebelumnya yang didirikan selama pemerintahan Biden bertujuan untuk mengatur dan mengelola risiko AI secara global, termasuk perlindungan terhadap konten berbahaya dan risiko penggunaan AI untuk tujuan jahat seperti senjata biologis. Mereka juga melakukan kerja sama dengan perusahaan AI besar seperti OpenAI untuk memperbaiki model sebelum diluncurkan.
Namun, di bawah pemerintahan Trump, pendekatan terhadap AI berubah menjadi dorongan untuk mempercepat ekspansi perusahaan AI nasional tanpa terlalu banyak regulasi yang dianggap membatasi. Trump bahkan membatalkan kebijakan keselamatan AI yang dibuat pada pemerintahan sebelumnya dan mempromosikan penggunaan AI di berbagai sektor termasuk pendidikan.
CAISI yang baru menyesuaikan fokus pada risiko nyata dan jelas, seperti keamanan siber, biosekuriti, dan penggunaan AI dalam senjata kimia. Selain itu, mereka juga berusaha mengawasi pengaruh jahat asing yang berasal dari teknologi AI lawan, contohnya model AI China yang bernama DeepSeek yang pernah mengguncang industri AI di AS.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi yang lebih luas untuk memastikan dominasi Amerika dalam inovasi AI dan menetapkan standar internasional yang menguntungkan tanpa membebani bisnis dengan regulasi yang dianggap tidak perlu, sambil juga menghadapi tantangan global terkait keamanan dan pengaruh teknologi AI asing.


