AI summary
Rusia berkomitmen untuk memperkuat deterrent nuklirnya di Arktik melalui pengembangan kapal selam baru. Kedatangan Knyaz Pozharsky akan meningkatkan kemampuan strategis Rusia di kawasan Arktik. Persaingan di Arktik semakin meningkat dengan keterlibatan negara-negara seperti China dan NATO. Rusia sedang meningkatkan kekuatan nuklirnya di kawasan Arktik dengan kapal selam bertenaga nuklir terbaru bernama Knyaz Pozharsky, yang dijadwalkan bergabung dengan Armada Utara pada tahun 2025. Ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Rusia untuk mengamankan dominasi di wilayah Arktik yang kaya sumber daya.Kapal selam Knyaz Pozharsky adalah yang kedelapan dari seri Borei dan termasuk tipe Borei-A yang lebih canggih. Kapal ini memiliki teknologi siluman, penggerak jet air, dan membawa rudal balistik antar-benua yang memiliki banyak hulu ledak nuklir, sehingga memberikan kemampuan serangan kedua yang kuat bagi Rusia.Investasi besar-besaran sedang dilakukan Rusia untuk ekspansi angkatan laut hingga 2035 dengan fokus pada kapal selam kelas Borei-A dan Yasen-M, yang dilengkapi dengan senjata terbaru, termasuk rudal hipersonik. Kapal selam ini akan memperpanjang jangkauan strategis Rusia terutama di kawasan Arktik dan Atlantik Utara.Arktik sendiri telah menjadi zona persaingan yang ketat tidak hanya antara Rusia dan NATO, tetapi juga dengan China yang ingin memperluas pengaruhnya di kawasan tersebut. Para negara ini meningkatkan aktivitas militer dan ekonomi di wilayah yang terbuka akibat berkurangnya es laut.Selain kapal selam nuklir militer, Rusia juga bereksperimen dengan kapal selam nuklir pengangkut LNG untuk mengelabui sanksi Barat dan mempermudah pengangkutan gas alam di tengah medan Arktik yang keras. Semua upaya ini dikoordinasi oleh badan khusus yang bertanggung jawab atas keamanan dan pengembangan maritim di Rusia.