Microsoft Pangkas Ratusan Pekerjaan Saat AI Mengubah Pasar Kerja Teknologi
Teknologi
Kecerdasan Buatan
03 Jun 2025
75 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Microsoft melakukan pemotongan besar-besaran pada karyawan sebagai bagian dari strategi efisiensi.
Perusahaan teknologi semakin memprioritaskan pekerjaan yang berfokus pada kecerdasan buatan.
Penggunaan AI dapat mengurangi kebutuhan tenaga kerja di perusahaan seperti Salesforce.
Microsoft melakukan pemutusan hubungan kerja kembali dengan menghilangkan lebih dari 300 posisi, menambahkan jumlah pemutusan hubungan kerja sebelumnya yang mencapai 6.000 orang. Langkah ini menunjukkan bagaimana perusahaan teknologi harus memangkas biaya walaupun terus berinvestasi besar dalam kecerdasan buatan.
Ledakan teknologi AI telah mengubah prioritas dalam pasar tenaga kerja, di mana perusahaan lebih fokus pada pekerjaan yang terkait dengan AI dan memanfaatkan teknologi ini untuk efisiensi dan penghematan biaya.
Microsoft dan perusahaan lain seperti Meta Platforms menggunakan alat bantu AI untuk mempercepat proses pengembangan perangkat lunak, yang berdampak pada kebutuhan lebih sedikit tenaga kerja manusia dalam beberapa bidang.
Perusahaan seperti Salesforce juga melaporkan bahwa penggunaan AI di internal memungkinkan mereka merekrut lebih sedikit karyawan, memperlihatkan perubahan signifikan dalam cara perusahaan teknologi mengelola sumber daya manusia mereka.
Pemutusan pekerjaan sebelumnya di Microsoft paling memengaruhi insinyur perangkat lunak, sementara jenis pekerjaan yang terpengaruh dalam pengurangan terbaru belum diketahui secara pasti.

