Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Rusia Gunakan Senjata Laser China untuk Tembak Jatuh Drone Ukraina Pertama Kali

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (9mo ago) cyber-security (9mo ago)
02 Jun 2025
244 dibaca
1 menit
Rusia Gunakan Senjata Laser China untuk Tembak Jatuh Drone Ukraina Pertama Kali

Rangkuman 15 Detik

Rusia kini menggunakan senjata laser dari China untuk melawan drone Ukraina.
Ukraina melakukan serangan drone signifikan yang merusak infrastruktur militer Rusia.
Senjata laser menawarkan keuntungan biaya dan efektivitas dalam peperangan modern.
Perang antara Rusia dan Ukraina terus berlangsung sengit, di mana teknologi militer modern menjadi kunci. Rusia baru-baru ini dikabarkan menerima sistem senjata laser dari China yang digunakan untuk menembak jatuh drone milik Ukraina di medan perang. Sistem laser itu dinamakan Low-Altitude Laser Defending System (LASS) dan diduga dikembangkan oleh Chinese Academy of Engineering Physics. Sistem ini mampu membuat lubang di logam serta membakar drone hingga tidak berfungsi lagi. Ini merupakan kali pertama ada bukti video penggunaan senjata laser China yang dioperasikan oleh pasukan Rusia, yang sebelumnya juga diketahui China pasok ke Iran. Senjata laser dianggap efektif dan lebih murah dalam melawan drone daripada menggunakan rudal atau senjata konvensional. Negara-negara besar lain seperti Inggris, Amerika Serikat, Israel, dan India juga mengembangkan teknologi senjata laser khusus anti drone. Israel bahkan sudah menggunakan senjata laser berdaya tinggi di medan tempur secara nyata. Sementara itu, Ukraina melancarkan serangan drone besar bernama Operation Spiderweb yang berhasil melumpuhkan banyak pesawat tempur Rusia. Hal ini menunjukkan konflik teknologi tinggi semakin menjadi bagian utama dalam perang modern.