Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Patrick Stokes: Jangan Jadi Manajer Hanya Karena Ingin Naik Pangkat

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
management-and-strategy (10mo ago) management-and-strategy (10mo ago)
28 Mei 2025
143 dibaca
2 menit
Patrick Stokes: Jangan Jadi Manajer Hanya Karena Ingin Naik Pangkat

Rangkuman 15 Detik

Pertumbuhan pribadi lebih penting daripada sekadar naik jabatan.
Tidak semua orang cocok untuk menjadi manajer; alasan yang jelas penting untuk transisi ini.
Perubahan peran dapat membawa pengalaman baru yang bermanfaat untuk perkembangan karier.
Patrick Stokes, eksekutif di Salesforce, menekankan pentingnya memahami alasan di balik keinginan menjadi manajer. Ia menjelaskan bahwa menjadi manajer bukan hanya sekadar langkah naik jabatan, melainkan tugas besar untuk memimpin dan menginspirasi tim dengan visi yang kuat. Stokes menyatakan bahwa banyak orang ingin masuk ke manajemen hanya karena melihatnya sebagai langkah karir berikutnya, padahal hal ini tidak cukup sebagai alasan. Menurutnya, jika ingin menjadi manajer, seseorang harus benar-benar siap mengubah cara kerja dan memikirkan tanggung jawab baru. Lori Castillo Martinez dari Salesforce menambahkan bahwa kemampuan teknis yang mendalam tidak menjamin keberhasilan sebagai manajer. Sebaliknya, kolaborasi dan kemampuan mengatur tugas jauh lebih penting untuk memimpin tim secara efektif dan meningkatkan produktivitas. Stokes juga mendorong para profesional untuk mau mencoba peran baru yang mungkin bukan merupakan kenaikan jabatan dalam organisasi, karena hal ini bisa memberikan pertumbuhan pribadi yang lebih berarti. Dia menyamakan perubahan karir dengan strategi gambit dalam catur yang tampak berisiko tapi sangat strategis untuk jangka panjang. Di acara Agentforce World Tour, Stokes menunjukkan bahwa peran manajer eksekutif bukan hanya mengelola tim besar, tapi juga berbicara di depan publik dan memimpin inovasi perusahaan. Dia percaya bahwa keberanian mengambil risiko dengan peran baru adalah kunci kesuksesan dalam mengembangkan karir.