Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kenali Alasan dan Tantangan Saat Beralih ke Peran Manajemen

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
management-and-strategy (10mo ago) management-and-strategy (10mo ago)
28 Mei 2025
134 dibaca
1 menit
Kenali Alasan dan Tantangan Saat Beralih ke Peran Manajemen

Rangkuman 15 Detik

Berpindah ke manajemen harus didasarkan pada motivasi yang jelas, bukan hanya untuk naik jabatan.
Keterampilan kolaborasi dan manajemen lebih penting dalam peran manajerial dibandingkan keahlian teknis mendalam.
Pertumbuhan pribadi bisa lebih penting daripada sekadar pertumbuhan dalam struktur organisasi.
Patrick Stokes, eksekutif Salesforce, memperingatkan agar tidak memilih manajemen hanya karena itu dianggap langkah berikutnya dalam karier. Menurutnya, menjadi manajer harus didorong oleh keinginan memimpin dan menginspirasi orang lain, bukan sekadar mengejar kenaikan jabatan. Dalam perannya sebagai manajer, seseorang harus siap mengubah cara berpikir dan menghadapi tanggung jawab baru. Stokes menjelaskan bahwa fokus manajer adalah bukan hanya pada pekerjaan teknis, tetapi pada memimpin tim dan mengelola kolaborasi yang efektif. Lori Castillo Martinez dari Salesforce turut menegaskan bahwa menjadi ahli di bidang tertentu tidak secara otomatis menjadikan seseorang manajer yang baik. Keterampilan seperti kolaborasi dan pengelolaan tugas jauh lebih menentukan keberhasilan seorang manajer. Stokes mendorong pekerja untuk tidak takut mencoba peran baru, bahkan jika itu bukan kenaikan jabatan secara langsung. Kadang-kadang, mundur satu langkah dalam struktur organisasi bisa membuka kesempatan besar untuk pertumbuhan pribadi dan karier jangka panjang. Stokes juga membagikan pengalamannya menggunakan prinsip 'gambit' dalam catur sebagai analogi untuk kariernya, yakni mengambil langkah yang tampak berisiko namun membawa manfaat strategis dalam jangka panjang, seperti saat dia beralih dari pengembangan produk ke pemasaran.