Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bagaimana Tencent dan Baidu Kembangkan AI di Tengah Pembatasan Chip AS

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (10mo ago) artificial-intelligence (10mo ago)
27 Mei 2025
53 dibaca
2 menit
Bagaimana Tencent dan Baidu Kembangkan AI di Tengah Pembatasan Chip AS

Rangkuman 15 Detik

China terus berinovasi dalam teknologi AI meskipun ada pembatasan dari AS.
Perusahaan-perusahaan China seperti Tencent dan Baidu mengembangkan strategi untuk memanfaatkan chip yang ada secara efisien.
Pengembangan ekosistem semikonduktor domestik di China menunjukkan kemajuan yang signifikan dan kesiapan untuk masa depan.
Amerika Serikat semakin ketat dalam pembatasan ekspor teknologi canggih ke China, khususnya chip AI. Langkah ini bertujuan menghambat kemajuan teknologi China, namun perusahaan-perusahaan teknologi China seperti Tencent dan Baidu berhasil beradaptasi dengan strategi kreatif. Tencent memiliki stok GPU yang cukup banyak dari pembelian sebelumnya. Mereka menggunakan optimalisasi software dan mengembangkan model AI yang lebih kecil agar bisa menggunakan GPU yang tersedia secara lebih efisien tanpa harus membeli banyak chip baru. Baidu mengandalkan konsep 'tumpukan penuh' yang menggabungkan infrastruktur cloud, model AI, dan aplikasi untuk tetap menghasilkan produk AI unggulan walaupun tanpa akses chip tercanggih. Mereka juga memaksimalkan penggunaan GPU dan menurunkan biaya operasional dengan pengoptimalan software. China juga mengembangkan chip AI mandiri yang diproduksi di dalam negeri sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada chip impor dari AS. Ekosistem semikonduktor domestik China makin kuat, mulai dari bahan baku hingga peralatan dan pengemasan, sehingga membantu inovasi AI semakin berkembang. Banyak eksekutif AS mengkritik pembatasan tersebut, termasuk CEO Nvidia, karena pembatasan ekspor chip justru dinilai merugikan bisnis AS sendiri. Meskipun China belum mampu menandingi kemampuan chip AS, kemajuan pesat dan strateginya menunjukkan prospek positif untuk masa depan AI di China.