Golden Dome: Sistem Pertahanan Misil Canggih AS untuk Hadapi Ancaman Masa Depan
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
21 Mei 2025
204 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Sistem Golden Dome dirancang untuk menghadapi ancaman rudal yang semakin canggih.
Anggaran awal untuk proyek ini mencapai $25 miliar, dengan kemungkinan biaya total yang jauh lebih tinggi.
Kanada menunjukkan minat untuk berkolaborasi dalam inisiatif pertahanan ini.
Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan desain akhir untuk sistem pertahanan misil canggih bernama Golden Dome. Sistem ini bertujuan melindungi negara dari berbagai ancaman misil berteknologi tinggi yang mungkin datang dari darat, laut, udara, bahkan ruang angkasa. Golden Dome menjadi langkah maju dibandingkan sistem pertahanan saat ini dengan kemampuan yang jauh lebih besar dan lebih modern.
Sistem ini terinspirasi dari Iron Dome milik Israel, namun Golden Dome akan beroperasi dalam skala yang jauh lebih besar dan mampu menangkal misil hipersonik yang bergerak sangat cepat serta teknologi bombardir orbital fraksional yang dapat meluncurkan serangan dari luar angkasa. Hal ini menjadikan Golden Dome solusi multi-tahap untuk mengeliminasi ancaman sebelum, saat, dan setelah peluncuran misil.
Golden Dome menggunakan teknologi terkini yang melibatkan sensor dan interceptor berbasis ruang angkasa untuk memberikan cakupan pertahanan menyeluruh. Sistem ini juga akan dikendalikan oleh struktur komando terpusat yang dipimpin oleh General Michael Guetlein dari U.S. Space Force, yang akan mempercepat koordinasi dan respons cepat terhadap semua ancaman misil di seluruh dunia.
Meskipun pemerintah mengalokasikan dana awal sebesar Rp 417.50 triliun ($25 miliar) untuk memulai proyek, biaya total diperkirakan akan meningkat sampai ratusan miliar dolar selama beberapa dekade mendatang. Canadian Defence Minister Bill Blair sudah menunjukkan minat untuk bekerja sama dalam inisiatif ini, menegaskan bahwa Golden Dome merupakan masalah kepentingan nasional dan strategis bagi Kanada juga.
Presiden Trump menegaskan Golden Dome akan menjadi sistem pertahanan yang belum pernah ada sebelumnya dan menghadirkan tingkat keberhasilan sekitar 100 persen dalam menangkis ancaman misil canggih. Program ini adalah jawaban atas kebutuhan untuk mengimbangi kemajuan teknologi senjata negara-negara seperti Rusia dan China, dan menjadi pertahanan utama bagi Amerika Serikat di era ancaman modern.
Analisis Ahli
Dr. Emily Thompson (Ahli pertahanan dan luar angkasa)
Golden Dome adalah langkah maju yang diperlukan dalam menghadapi ancaman hipersonik dan FOBS yang merevolusi teknologi serangan. Namun, kesuksesan program ini sangat bergantung pada integrasi teknologi luar angkasa yang aman dan andal, di mana saat ini masih banyak hambatan teknis.Prof. David Lee (Profesor hubungan internasional dan keamanan global)
Sistem Golden Dome dapat menjadi alat diplomasi dan keamanan yang kuat, tapi juga berpotensi meningkatkan ketegangan militer dan perlombaan senjata terutama dengan Rusia dan China yang sudah bereaksi terhadap kebijakan militer AS.

