Kulit Dinamis Berbentuk Bola Kurangi Hambatan dan Kendalikan Gerak Kendaraan
Sains
Fisika dan Kimia
20 Mei 2025
155 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Teknologi kulit dinamis dapat mengurangi drag secara signifikan pada kendaraan udara dan bawah laut.
Sistem dimples dapat menghasilkan daya angkat dan memungkinkan manuver tanpa bagian yang bergerak.
Inovasi ini berpotensi mengubah desain kendaraan otonom dan efisiensi operasional.
Para insinyur di University of Michigan menciptakan prototipe bola dengan dimples yang dapat diatur untuk mengurangi hambatan udara secara signifikan. Teknologi ini terinspirasi dari bola golf yang memiliki dimples untuk memperpanjang jarak terbang dengan mengurangi drag.
Bola ini menggunakan lapisan lateks dengan dimples yang bisa dihidupkan atau dimatikan melalui pompa vakum, memungkinkan penyesuaian tekstur permukaan secara dinamis sesuai kecepatan aliran udara yang masuk.
Pengujian di terowongan angin menunjukkan bahwa dimples dangkal paling efektif untuk kecepatan tinggi, sementara dimples lebih dalam bekerja lebih baik pada kecepatan rendah, dan secara keseluruhan drag dapat dikurangi hingga 50%.
Selain mengurangi drag, pengaktifan dimples secara tidak seragam pada satu sisi bola mampu menghasilkan gaya angkat yang memungkinkan bola bergerak secara lateral tanpa komponen yang bergerak, menawarkan solusi manuver yang efisien.
Teknologi ini memiliki potensi besar untuk diaplikasikan pada kendaraan udara dan bawah air tanpa awak, yang akan meningkatkan efisiensi bahan bakar dan kemampuan manuver, serta mengurangi kebutuhan akan sistem propulsi mekanis yang kompleks.
Analisis Ahli
Anchal Sareen
Teknologi ini memungkinkan adaptasi real-time terhadap perubahan aliran yang meningkatkan efisiensi dan mengurangi konsumsi energi pada kendaraan tanpa awak.Rodrigo Vilumbrales-Garcia
Sistem kulit adaptif dapat mengubah cara kita mendesain kendaraan bawah air dengan menghilangkan kebutuhan untuk sirip atau kemudi mekanis sekaligus meningkatkan manuverabilitas.Putu Brahmanda Sudarsana
Pendekatan sederhana ini menghasilkan efek gaya seperti Magnus tanpa rotasi, menawarkan solusi baru untuk kendaraan sferis yang fokus pada kemampuan manuver daripada kecepatan.

