Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Starlink Luncurkan Paket Internet Murah di AS, Tantangan Ekspansi Global

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
20 Mei 2025
38 dibaca
2 menit
Starlink Luncurkan Paket Internet Murah di AS, Tantangan Ekspansi Global

Rangkuman 15 Detik

Starlink meluncurkan paket internet murah untuk meningkatkan adopsi layanan di AS.
Paket 'residential lite' menawarkan kecepatan terbatas dan tanpa batasan kuota data.
Tindakan politik Elon Musk berdampak pada citra dan pertumbuhan bisnis Starlink.
Starlink, layanan internet satelit dari SpaceX, meluncurkan paket internet baru bernama 'residential lite' yang harganya lebih murah dibanding paket biasanya. Paket ini awalnya hadir di 15 negara bagian Amerika Serikat dan kini telah diperluas ke lebih dari 30 negara bagian, termasuk Alaska, California, dan Texas. Paket 'residential lite' ini dibanderol Rp 1.34 juta (US$80) per bulan dan menawarkan kecepatan internet antara 50 hingga 100 Mbps tanpa pembatasan kuota data. Namun, layanan ini belum tersedia di Indonesia maupun negara lain di luar AS. Sementara itu, paket reguler 'residential' Starlink dihargai Rp 2.00 juta (US$120) per bulan di AS. Meskipun lebih mahal, paket ini menjanjikan kecepatan yang lebih stabil dibanding paket murah yang lebih rentan terpengaruh saat trafik internet padat. Pertumbuhan pengguna Starlink di AS mengalami perlambatan dalam beberapa bulan terakhir. Dari 1,3 juta pengguna pada Desember 2023, naik tipis menjadi 1,4 juta pada Agustus 2024. Hal ini menjadi alasan di balik peluncuran paket internet murah sebagai strategi menggaet lebih banyak pelanggan. Selain tantangan pemasaran, bisnis Starlink juga terimbas oleh kontroversi politik yang melibatkan Elon Musk, pendirinya. Beberapa negara seperti Inggris mulai melihat adanya migrasi pelanggan yang beralih dari layanan Starlink karena sikap politiknya.

Analisis Ahli

Elon Musk
Peluncuran paket internet lebih murah adalah bagian dari strategi mempercepat adopsi internet satelit dan memperluas jangkauan Starlink di AS.
Analis Teknologi Telekomunikasi
Starlink perlu memastikan kualitas layanan di paket murah agar tetap menarik, karena kecepatan yang lebih rendah dan risiko penurunan performa bisa membuat pelanggan beralih ke kompetitor.