TLDR
Netflix berfokus pada iklan berbasis AI untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Tier berlangganan dengan iklan Netflix menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Kompetitor seperti Amazon dan YouTube juga berinovasi dengan iklan berbasis AI. Netflix kini sedang memperluas penggunaan iklan yang didukung kecerdasan buatan (AI) di dalam platform streaming mereka. Hal ini dilakukan untuk membuat pengalaman menonton tetap nyaman meskipun ada iklan, dengan mempersonalisasi cara iklan muncul. Paket iklan dengan harga $7.99 telah menarik banyak pelanggan baru, dengan pertumbuhan yang sangat cepat.Jumlah pengguna paket beriklan Netflix melonjak tajam dari 40 juta pada 2023 menjadi 94 juta pada akhir 2024. Pengguna muda berusia 18-34 tahun menjadi pasar utama yang memilih paket ini, bahkan melebihi jumlah penonton televisi kabel dan siaran. Ini menunjukkan tren perubahan kebiasaan menonton ke arah streaming dengan iklan yang lebih cerdas.Pada event besar di New York, Netflix mengumumkan rencana peluncuran iklan generatif AI mulai 2026. Iklan ini akan menyesuaikan diri dengan konten yang ditonton, waktu, dan perilaku pengguna. Contohnya, iklan dapat berisi kode QR interaktif, posisi produk di layar, dan pesan yang disesuaikan dengan aktivitas online pengguna sebelumnya.Netflix menegaskan bahwa pengguna paket iklan menonton rata-rata 41 jam konten tiap bulan, angka yang disebut lebih tinggi dibandingkan kompetitor lain. Perusahaan mulai mengoperasikan platform iklan sendiri di Amerika Serikat, dan berencana memperluas ke pasar global dengan fitur penargetan dan pengukuran yang canggih.Tidak hanya Netflix, Amazon dengan Prime Video dan YouTube juga mengadopsi strategi iklan berbasis AI agar bisa menarik perhatian pengguna lebih efektif tanpa terlalu mengganggu pengalaman menonton. Meski begitu, ada kekhawatiran bahwa iklan yang semakin personal dan menyatu dengan konten bisa terasa terlalu invasif bagi sebagian orang.