Startup AI Harvey Kumpulkan Rp 4.17 triliun ($250 Juta) , Valuasi Melesat ke Rp 83.50 triliun ($5 Miliar)
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
14 Mei 2025
93 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Harvey mengalami pertumbuhan valuasi yang signifikan dalam waktu singkat.
Minat investor terhadap teknologi hukum meningkat seiring dengan adopsi AI.
Kemitraan strategis dengan perusahaan besar membantu meningkatkan pendapatan Harvey.
Harvey adalah startup legal yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk membantu kegiatan hukum seperti peninjauan dokumen, penyusunan kontrak, dan riset hukum. Perusahaan ini tumbuh cepat sejak didirikan pada 2022 dan mulai berpartner dengan OpenAI untuk mengembangkan model khusus bagi profesional hukum.
Saat ini, Harvey sedang dalam pembicaraan untuk menggalang dana baru lebih dari Rp 4.17 triliun ($250 juta) dengan valuasi yang meningkat pesat menjadi Rp 83.50 triliun ($5 miliar) . Ini menunjukkan kepercayaan investor besar seperti Kleiner Perkins dan Coatue terhadap masa depan perusahaan dan teknologi yang mereka tawarkan.
Pendapatan Harvey terus meroket dengan peningkatan 50% sejak awal tahun 2024, menyentuh angka Rp 1.25 triliun ($75 juta) secara tahunan. Pertumbuhan ini didukung kemitraan strategis dengan perusahaan besar seperti PwC serta penjualan langsung ke perusahaan-perusahaan besar untuk keperluan hukum internal mereka.
Selain menggandeng OpenAI, Harvey juga mengembangkan teknologinya dengan menambahkan model AI dari Anthropic dan Google, sehingga memperkayab platformnya untuk berbagai modul khusus, termasuk kepatuhan merger dan akuisisi (M&A).
Perkembangan ini mencerminkan tren lebih luas di industri teknologi hukum, yang tengah dilirik investor karena AI bisa membantu meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan meningkatkan kualitas layanan hukum di pasar yang kompetitif.
Analisis Ahli
Dr. Michael Olsson, pakar teknologi hukum
Pendanaan besar seperti ini menandakan bahwa para investor kini benar-benar menyadari potensi disruptive AI dalam hukum, yang dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya bagi klien besar sekaligus membuka peluang pasar baru yang besar.
