Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Sensor Infrasound Dingin Buat Deteksi Jalur Serpihan Luar Angkasa yang Jatuh

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (10mo ago) astronomy-and-space-exploration (10mo ago)
13 Mei 2025
183 dibaca
2 menit
Sensor Infrasound Dingin Buat Deteksi Jalur Serpihan Luar Angkasa yang Jatuh

Rangkuman 15 Detik

Jaringan infrasound dapat digunakan untuk melacak jalur masuk debris luar angkasa.
Model BIBEX-M membantu dalam menganalisis dan memprediksi trajektori objek yang jatuh.
Dengan meningkatnya jumlah objek buatan di orbit, penting untuk memantau dan mengetahui jalur masuk debris untuk keselamatan.
Masuknya puing antariksa ke atmosfer Bumi sering terjadi di tempat terpencil yang sulit dipantau secara langsung. Untuk mengatasi hal ini, para ilmuwan kini memanfaatkan sensor infrasound yang awalnya dibuat untuk mendeteksi ledakan nuklir. Sensor ini sangat sensitif dan mampu menangkap suara ledakan puing antariksa atau meteoroid yang pecah saat masuk atmosfer kapan saja dan di mana saja di seluruh dunia. Jaringan infrasound global ini dikelola oleh sebuah organisasi internasional yang bernama Comprehensive Nuclear-Test-Ban Treaty Organization. Sensornya dapat mendeteksi gelombang suara berfrekuensi rendah dengan sangat baik, bahkan ketika sumber suara tersebut berada ribuan kilometer jauhnya. Inilah yang membuatnya cocok untuk memonitor jatuhnya puing antariksa dan benda langit lain yang masuk ke atmosfer Bumi. Salah satu ilmuwan dari Sandia National Laboratories, Elizabeth Silber, mengembangkan sebuah model komputer bernama BIBEX-M untuk menganalisis sinyal dari sensor infrasound tersebut. Model ini membantu menentukan jalur atau trajektori jatuhnya benda antariksa berdasarkan waktu dan pola suara yang terdeteksi. Namun, analisis ini lebih akurat saat benda masuk dengan sudut yang curam, di atas 60 derajat, dan masih kurang pasti untuk sudut yang lebih landai. Pelacakan jalur puing antariksa sangat berguna untuk memprediksi di mana puing tersebut akan jatuh, sehingga tindakan pencegahan dapat diambil. Hal ini menjadi semakin penting karena jumlah puing yang mengorbit Bumi terus bertambah seiring dengan semakin banyaknya misi luar angkasa dan satelit yang diluncurkan. Benda-benda besar yang terbakar sebagian di atmosfer bisa jatuh ke permukaan dan menimbulkan risiko. Dengan teknologi sensor infrasound yang ada saat ini, para ilmuwan dapat memantau dan mempelajari jatuhnya puing antariksa serta meteoroid secara lebih efektif. Ini adalah satu contoh inovasi pemanfaatan teknologi lama untuk mengatasi tantangan baru dalam menjaga keamanan dari ancaman luar angkasa.

Analisis Ahli

Elizabeth Silber
Penggunaan model BIBEX-M memungkinkan analisis lebih rinci terhadap data infrasound untuk rekonstruksi trajektori debris ruang angkasa, meski masih ada kendala dalam sudut masuk yang landai.