Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Sistem Plasma Inovatif Bersihkan Sampah Antariksa Tanpa Kontak Fisik

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (6mo ago) astronomy-and-space-exploration (6mo ago)
17 Sep 2025
102 dibaca
2 menit
Sistem Plasma Inovatif Bersihkan Sampah Antariksa Tanpa Kontak Fisik

Rangkuman 15 Detik

Sistem propulsi baru dapat membersihkan debris antariksa tanpa kontak fisik.
Penggunaan argon sebagai propelan mengurangi biaya dan meningkatkan ketersediaan.
Thruster plasma bidirectional menawarkan solusi yang berkelanjutan untuk mencegah Kessler syndrome.
Saat ini, terdapat ribuan potongan sampah di orbit Bumi yang dapat membahayakan satelit dan stasiun ruang angkasa. Sampah ini bisa berasal dari satelit yang sudah tidak berfungsi atau bagian roket yang terbuang. Jika tidak segera ditangani, kita bisa menghadapi risiko tabrakan yang besar. Untuk mengatasi masalah ini, para peneliti di Tohoku University, Jepang, mengembangkan teknologi baru yang menggunakan sistem propulsi plasma. Sistem ini bekerja dengan menembakkan dua aliran plasma ke arah yang berlawanan agar satelit pembersih tetap stabil saat menargetkan sampah antariksa. Sistem ini juga menggunakan medan magnet khusus, yang dinamakan medan magnet 'cusp'. Medan ini membantu memfokuskan plasma sehingga daya deselerasi pada sampah antariksa meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan percobaan sebelumnya. Keunggulan lain dari teknologi ini adalah penggunaan argon sebagai bahan bakar. Argon dipilih karena lebih murah dan mudah didapat dibandingkan bahan bakar yang biasa digunakan dalam teknologi plasma thruster. Ini membuat teknologi ini lebih ekonomis dan praktis untuk penerapan di luar angkasa. Teknologi ini sangat penting untuk mencegah efek domino bernama 'Kessler syndrome', di mana tabrakan antar sampah antariksa dapat menciptakan lebih banyak sampah, membuat orbit rendah Bumi sangat berbahaya bagi semua aktivitas luar angkasa. Dengan sistem ini, masa depan pembersihan orbit Bumi akan lebih aman.

Analisis Ahli

Kazunori Takahashi
Dengan menghasilkan thrust seimbang menggunakan dua aliran plasma, kami mengatasi masalah utama dorongan balik yang mengganggu posisi satelit penghapus, meningkatkan efektivitas pembersihan sampah antariksa.
Elon Musk
Teknologi ini penting sebagai tambahan bagi sistem mitigasi sampah antariksa, terutama dalam menjaga keberlanjutan layanan satelit yang vital bagi kehidupan modern.