Waspada Megathrust: Ancaman Gempa dan Tsunami Besar di Indonesia
Sains
Iklim dan Lingkungan
09 Mei 2025
11 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Dua segmen Megathrust di Indonesia yang berisiko tinggi adalah Selat Sunda dan Mentawai-Siberut.
Energi yang terkunci di zona subduksi dapat memicu gempa besar yang berpotensi menimbulkan tsunami.
Mitigasi dan edukasi masyarakat sangat penting untuk menghadapi risiko bencana alam seperti gempa dan tsunami.
Indonesia terletak di Cincin Api Pasifik yang membuatnya sangat rentan terhadap gempa dan tsunami karena aktivitas segmen Megathrust bawah laut. Ada 13 segmen seperti Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut yang berpotensi menimbulkan bencana besar karena sudah lama tidak aktif sehingga energi telah menumpuk.
Gempa kecil yang terjadi baru-baru ini di Nias Barat terkait dengan aktivitas subduksi di zona Mentawai-Siberut dan menjadi tanda peringatan bagi ancaman yang lebih besar di masa depan. BMKG dan BRIN mengingatkan bahwa pelepasan energi secara tiba-tiba dari segmen ini bisa memicu gempa hingga magnitudo 8,7 dan tsunami besar.
Tsunami dari Megathrust Selat Sunda berpotensi mencapai tinggi hingga 20 meter yang akan berdampak luas ke pesisir Banten, Lampung, bahkan Jakarta meskipun dengan waktu kedatangan berbeda antara daerah selatan dan utara Jakarta yang diprediksi sampai terlambat.
Untuk mengurangi risiko bencana, BMKG dan BRIN aktif melakukan berbagai langkah mitigasi mulai dari pemasangan sensor peringatan dini tsunami (InaTEWS), edukasi masyarakat, penyusunan jalur evakuasi dan shelter, serta pengujian sistem peringatan secara berkala.
Masyarakat diharapkan selalu siap dan waspada dengan potensi gempa dan tsunami megathrust ini. Pemerintah dan lembaga terkait terus mengedukasi dan menyiapkan infrastruktur agar dampak yang mungkin terjadi bisa diminimalisir serta cepat tanggap saat bencana datang.
Analisis Ahli
Daryono
Gempa baru-baru ini di wilayah Nias Barat adalah indikasi aktivitas dari segmen megathrust Mentawai-Siberut yang memang sudah lama tidak mengalami gempa besar.Nuraini Rahma Hanifa
Energi yang terakumulasi di zona subduksi bisa menimbulkan gempa besar dan tsunami besar yang berpotensi menghancurkan pesisir di Jawa Barat, Banten, Lampung, hingga Jakarta.Dwikorita Karnawati
Mitigasi dan edukasi masyarakat sangat krusial, BMKG terus memasang sensor dan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mempersiapkan infrastruktur mitigasi dan sistem peringatan dini.
