Waspada Megathrust Selatan Jawa: Potensi Gempa Besar dan Tsunami hingga Jakarta
Sains
Iklim dan Lingkungan
16 Agt 2025
72 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Megathrust merupakan ancaman serius bagi Indonesia karena posisi geologisnya.
Energi yang terkunci di zona subduksi dapat menyebabkan gempa bumi besar dan tsunami.
Waspada terhadap dampak bencana Megathrust sangat penting untuk keselamatan masyarakat.
Indonesia terletak di jalur Cincin Api Pasifik yang dikenal memiliki banyak segmen Megathrust, yaitu tempat terjadinya pergerakan besar lempeng tektonik yang dapat memicu gempa bumi hebat dan tsunami. Salah satu segmen yang paling berbahaya adalah di Selatan Jawa yang dampaknya bisa menjalar hingga wilayah pesisir seperti Selat Sunda, Banten, Lampung, bahkan Jakarta.
Energi yang terkunci di zona subduksi Selatan Jawa terus bertambah sehingga suatu saat akan dilepaskan secara mendadak dalam bentuk gempa bumi besar dengan magnitudo diperkirakan mencapai 8,7. Gempa ini dapat mengakibatkan gelombang tsunami tinggi hingga 20 meter yang akan menyebar ke berbagai wilayah pesisir di pulau Jawa dan sekitarnya.
Peneliti dari Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Nuraini Rahma Hanifa, menjelaskan bahwa tsunami yang dihasilkan dari Megathrust ini akan berada di kisaran 4 sampai 8 meter di wilayah pesisir Banten dan seluruh pesisir Lampung yang menghadap Selat Sunda akan terkena dampak tsunami tersebut.
Untuk wilayah Jakarta, khususnya pesisir utara, tsunami diperkirakan akan mencapai ketinggian 1 hingga 1,8 meter dan diprediksi tiba dalam waktu sekitar 2,5 jam setelah terjadinya gempa. Wilayah pesisir selatan Jawa akan terkena lebih cepat sekitar 40 menit, sementara daerah seperti Lebak bahkan lebih cepat lagi sekitar 18 menit.
BRIN dan para ahli mengimbau masyarakat Indonesia, terutama yang tinggal di wilayah rawan bencana, untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan karena dampak gempa dan tsunami Megathrust sangat besar, meliputi kerusakan infrastruktur, korban jiwa, hingga gangguan layanan dasar.
Analisis Ahli
Nuraini Rahma Hanifa
Energi yang terkunci di zona subduksi bagian selatan Jawa terus bertambah dan semakin lama meningkatkan risiko terjadinya gempa Megathrust besar yang disertai tsunami tinggi sampai 20 meter di wilayah pesisir yang luas.

