Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Chevron Turunkan Belanja Beli Saham Karena Harga Minyak yang Melemah

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
02 Mei 2025
231 dibaca
1 menit
Chevron Turunkan Belanja Beli Saham Karena Harga Minyak yang Melemah

AI summary

Chevron mengurangi rencana pembelian kembali sahamnya karena ketidakpastian ekonomi.
Harga minyak tertekan akibat keputusan OPEC+ dan tarif yang diumumkan oleh AS.
Chevron menghadapi tantangan dalam operasinya di Kazakhstan dan Venezuela yang dipengaruhi oleh faktor geopolitik.
Chevron melaporkan pendapatan kuartal pertama yang sesuai dengan perkiraan Wall Street, namun mengumumkan akan mengurangi pembelian kembali saham pada kuartal ini. Hal ini mencerminkan prospek ekonomi yang tidak stabil yang dihadapi oleh perusahaan minyak besar. Harga minyak yang menurun sejak pengumuman tarif oleh Presiden AS Donald Trump dan keputusan OPEC+ untuk meningkatkan produksi telah menekan harga minyak lebih lanjut.Chevron membayar $3 miliar dalam bentuk dividen dan membeli kembali saham senilai $3,9 miliar selama kuartal tersebut. Pada kuartal kedua, perusahaan mengharapkan untuk membeli kembali antara $2 miliar dan $3,5 miliar saham. Produksi minyak global Chevron mencapai 3,35 juta barel setara minyak per hari, sama dengan periode yang sama tahun lalu.Chevron juga menghadapi tantangan geopolitik di Kazakhstan dan Venezuela. CEO Chevron, Mike Wirth, bertemu dengan Presiden Kazakhstan untuk membahas perpanjangan kontrak proyek hingga 2033. Sementara itu, lisensi operasi Chevron di Venezuela akan berakhir pada 27 Mei, dan perusahaan sedang berdialog dengan pemerintah AS mengenai perpanjangan lisensi tersebut.

Experts Analysis

Daniel Yergin
Chevron harus waspada terhadap volatilitas pasar minyak dan dampak geopolitik yang bisa mengganggu produksi jangka panjang dan investasi.
Fatih Birol
Penurunan harga minyak memberikan tekanan berat pada perusahaan minyak besar, namun diversifikasi dan manajemen biaya adalah kunci kelanjutan bisnis.
Amy Myers Jaffe
Negosiasi lisensi Venezuela dan konflik OPEC+ menimbulkan ketidakpastian besar yang bisa menunda rencana ekspansi Chevron.
Editorial Note
Chevron tampaknya berusaha keras menjaga kepercayaan investor dengan tetap melaksanakan pembelian saham dan pertumbuhan dividen meski harga minyak menurun. Namun, risiko geopolitik dan tekanan pasar global ini bisa memaksa mereka untuk menyesuaikan strategi lebih agresif jika kondisi ekonomi terus memburuk.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.