AI summary
Visa dan Mastercard mengadopsi kecerdasan buatan untuk meningkatkan pengalaman berbelanja. Agen AI dapat melakukan pembelian berdasarkan preferensi pengguna, membuat proses lebih efisien. Perusahaan teknologi besar berkolaborasi untuk menciptakan solusi perdagangan cerdas yang lebih baik. Visa dan Mastercard kini mulai mengadopsi teknologi AI untuk meningkatkan pengalaman belanja konsumen. Visa mengumumkan 'Intelligent Commerce' yang memungkinkan AI untuk menemukan dan membeli barang berdasarkan preferensi yang telah dipilih sebelumnya oleh konsumen. Mastercard juga mengumumkan 'Agent Pay' yang akan meningkatkan percakapan AI generatif untuk orang dan bisnis dengan mengintegrasikan pembayaran ke dalam rekomendasi yang disesuaikan.Visa bekerja sama dengan berbagai perusahaan teknologi dan startup seperti Anthropic, IBM, Microsoft, Mistral AI, OpenAI, Perplexity, Samsung, dan Stripe untuk mengembangkan pengalaman belanja berbasis AI yang lebih personal, aman, dan nyaman. Mastercard bekerja sama dengan Microsoft, IBM, Braintree, dan Checkout.com untuk berbagai aspek belanja berbasis AI.Selain Visa dan Mastercard, PayPal dan Amazon juga mengumumkan penawaran perdagangan agen AI mereka sendiri. OpenAI, Google, dan Perplexity juga telah menunjukkan agen serupa yang dapat mengunjungi situs web dan membantu pengguna melakukan pembelian. Langkah ini menunjukkan bagaimana AI semakin menjadi bagian integral dari pengalaman belanja online.
Pengintegrasian AI oleh Visa dan Mastercard menandai langkah revolusioner dalam industri pembayaran digital yang akan mempercepat adopsi teknologi cerdas dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tantangan terbesar akan tetap pada pengelolaan privasi data dan keamanan agar pengguna benar-benar merasa nyaman menyerahkan kontrol pembelian kepada agen AI.