Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Apple Hadapi Tarif dan Kasus Hukum, Siap Investasi Besar di AS dan Asia

Bisnis
Ekonomi Makro
YahooFinance YahooFinance
02 Mei 2025
47 dibaca
1 menit
Apple Hadapi Tarif dan Kasus Hukum, Siap Investasi Besar di AS dan Asia

Rangkuman 15 Detik

Apple memperkirakan biaya tambahan sebesar $900 juta akibat tarif yang akan datang.
Fitur baru Siri ditunda untuk memastikan kualitas yang tinggi.
Apple berencana untuk meningkatkan produksi di AS dan India meskipun ada tantangan biaya.
Apple merilis laporan pendapatan Q2 yang menunjukkan hasil campuran, menyebabkan saham turun lebih dari 3% dalam perdagangan setelah jam kerja. Dalam panggilan dengan analis dan investor, CEO Tim Cook membahas dampak tarif yang diberlakukan oleh pemerintahan Donald Trump, yang diperkirakan akan menambah biaya sebesar Rp 15.03 triliun ($900 juta) pada kuartal Juni. Cook juga menyatakan bahwa Apple tidak melihat bukti jelas bahwa konsumen terpengaruh oleh pembicaraan tarif. Selain itu, peluncuran fitur Siri yang lebih personal ditunda lagi karena memerlukan lebih banyak waktu untuk memenuhi standar kualitas tinggi Apple. Apple juga menghadapi tantangan hukum dari kasus antitrust Epic Games, di mana perusahaan berencana untuk mengajukan banding terhadap keputusan pengadilan. Di sisi lain, Apple berencana meningkatkan manufaktur di AS dengan investasi Rp 8.35 quadriliun ($500 miliar) dan membuka pabrik baru di Texas, meskipun mayoritas produk Apple masih diproduksi di China.

Analisis Ahli

Peter Kafka
Tim Cook menunjukkan bahwa biaya tarif bisa stabil jika situasi saat ini tetap berlangsung, menandakan Apple beradaptasi dengan fleksibel terkait rantai pasokannya.
Yvonne Gonzalez Rogers
Apple dan para eksekutifnya gagal mematuhi perintah pengadilan, yang dapat membuka risiko sanksi hukum lebih lanjut.