Ilmuwan Top Li Yongxi Kembali ke China Kembangkan Alat Medis Fleksibel
Teknologi
Gadgets dan Wearable
01 Mei 2025
123 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Li Yongxi telah kembali ke Tiongkok untuk bergabung dengan Nanjing University.
Penelitian Li Yongxi akan berfokus pada teknologi fotovoltaik dan perangkat medis yang fleksibel.
Program bakat muda Tiongkok bertujuan untuk menarik ilmuwan berbakat dari luar negeri.
Li Yongxi, seorang ilmuwan material pemenang penghargaan, telah meninggalkan Amerika Serikat untuk bergabung dengan Universitas Nanjing di China. Sebelumnya, Li adalah ilmuwan riset asosiasi di departemen teknik listrik dan komputer di University of Michigan. Kepindahannya ke China adalah bagian dari program bakat muda tingkat tinggi nasional China.
Menurut postingan di akun media sosial Universitas Nanjing pada 28 April, Li bergabung dengan Institut Material Fungsional dan Manufaktur Cerdas sebagai profesor asosiasi di kampus Suzhou. Meskipun halaman pribadinya di Universitas Nanjing tidak menyebutkan kapan tepatnya ia kembali ke China, kemungkinan besar ia bergabung dalam beberapa bulan terakhir.
Penelitian Li terutama berfokus pada desain dan fabrikasi elektronik organik untuk berbagai aplikasi. Di Universitas Nanjing, labnya akan fokus pada teknologi fotovoltaik transparan dan pengembangan perangkat medis fleksibel yang dapat dikenakan. Misalnya, timnya berharap mengembangkan perangkat pemantauan jantung ultra-tipis yang dapat ditempelkan pada kulit, mengatasi masalah instrumen medis tradisional yang besar.
Analisis Ahli
Prof. Chen Wei (Ahli Material Elektronik, Tsinghua University)
Langkah Li Yongxi sangat tepat, karena pengembangan teknologi fotovoltaik transparan dan eletronik organik fleksibel sangat menjanjikan untuk membuat perangkat medis yang tidak hanya efisien tetapi juga nyaman dipakai jangka panjang.

