Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Minyak Turun Tajam Karena Perang Dagang Dan Lonjakan Pasokan OPEC+

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
30 Apr 2025
1462 dibaca
1 menit
Harga Minyak Turun Tajam Karena Perang Dagang Dan Lonjakan Pasokan OPEC+

TLDR

Harga minyak mengalami penurunan terbesar dalam hampir tiga setengah tahun akibat perang dagang.
OPEC+ berencana untuk meningkatkan produksi minyak, yang dapat menambah tekanan pada harga.
Kondisi ekonomi global menunjukkan tanda-tanda perlambatan, dengan dampak negatif pada permintaan minyak.
Harga minyak terus turun pada hari Rabu dan diperkirakan akan mengalami penurunan bulanan terbesar dalam hampir tiga setengah tahun. Penurunan ini disebabkan oleh perang dagang global yang mengikis prospek permintaan bahan bakar serta kekhawatiran atas pasokan yang meningkat.Harga minyak Brent turun 1,2% menjadi $63,48 per barel, sementara harga minyak WTI turun 1,2% menjadi $59,68 per barel. Tarif yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada 2 April memicu penurunan harga minyak, yang kemudian diperparah oleh balasan tarif dari China.Data menunjukkan ekonomi AS menyusut pada kuartal pertama dan aktivitas pabrik China menyusut pada laju tercepat dalam 16 bulan. Kepercayaan konsumen AS juga turun ke level terendah dalam hampir lima tahun, sementara persediaan minyak mentah AS naik 3,8 juta barel minggu lalu, menambah kekhawatiran akan kelebihan pasokan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.